Masjid Agung Dipasang Pagar Darurat

foto;ist masjid

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Menggelar salat berjamaah di bangunan masjid yang belum selesai pembangunan sangat memiliki resiko. Terlebih dinding di lantai dua Masjid Agung Baitul Hikmah belum ada sehingga rawan bagi jamaah bisa terjatuh. Guna mengantisipasi kejadian buruk, panitia Salat Idul Fitri 1440 H Pemkab Kepahiang, memasang pagar darurat di seluruh sisi bangunan lantai dua Masji Agung.

“Sudah ada kesepakatan Dinas Pekerjaan Umum (PU) membangun pagar sementera jadi dindinya dipagar nanti. Kalau tidak bisa bahaya nanti anak-anak bisa jatuh,” ungkap Kasubag Agama Bagian Kesra Setda Kepahiang Mashuri Renoldi.

ASN yang akrab disapa Reno Akay ini mengatakan, Pemkab Kepahiang, mulai memfungsikan bangunan Masjid Agung. Pemanfaatan bangunan masjid diawal dengan pelaksanaan Salat Idul Fitri 1440 hijriah atau lebaran nanti yang dilaksanakan di lantai dua bangunan masjid. “Pemanfaatan bangunan masjid diharapkan bisa membuat masyarakat lebih dekat dengan Masjid Agung Kepahiang. Sehingga warga yang ingin menyumbang dana untuk pembangunan masjid bisa lebih terbuka,” sebutnya.

Guna mendorong masyarakat bisa bersama-sama dalam pemanfaat masjid sehingga diputuskan salat idul fitri 2019. Prediksi jamaah yang akan mengikuti Salat Ied sebanyak 400 orang gabungan dari ASN dan masyarakat Kabupaten Kepahiang. Panitia juga melaksanakan persiapan supaya salat bisa berlangsung khusuk. “Karena, bangunan masjid memang belum selesai, jadi disiapkan juga tenda, kemudian dindingnya dipagar. Semua sudah diserahkan ke Dinas PU untuk memfasilitasi tempatnya,” kata Reno.

Selain itu, panitia juga berkerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan PDAM Tirta Alami, agar menyiagakan mobil tangki air. Untuk sara wuduh bagi jamaah. Adupun imam dan khotib salat Idul Fitri di Kabupaten Kepahiang, dipimpin Dr H Mawardi Lubis MPd ,yang juga dosen pengajar Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu. (320)