Masih Bernafas, Ditembak Lagi

Bengkulu
Foto: Bengkulu Ekspress

BENGKULU, BE- Pelaku pembunuhan terhadap mahasiswa Universitas Mahasiswa Bengkulu (UMB) Doni Tarnado (22) benar-benar sadis. Usai ditembal kelapanya dua kali dengan senapan angin, korban di seret dilubang di bawah pisang dalam kondisi masih hidup. Hal ini diketahui saat pra rekontruksi, di lokasi kejadian, pukul 13.00 WIB, kemarin (3/1)

FR, salah satu pelaku mengatakan saat penembakan pertama terhadap korban, diketahui bahwa korban pada saat itu hanya tersungkur ke tanah dan kemudian langsung diseret oleh pelaku menuju lubang yang telah dibuat sebelumnya yang berjarak lebih kurang 10 meter dari tempat eksekusi. “Waktu di dalam aku nengok masih ado nafasnyo, terus aku panggil DA (Pelaku lain), terus ditembak lagi,” jelas FR, kepada BE.

Tidak ada sesal sedikitpun ditunjukan pelaku terhadap aksi kejinya itu. Hal ini diketahui saat mereka melakukan 33 rangkaian adegan dalam pra rekonstruksi.

Kapolda Bengkulu Brigjend Pol Drs Yovianes Mahar melalui Dir Reskrimum Kombes Pol A Rafik SE MH mengatakan bahwa untuk menentukan kondisi awal kejadian, sehingga pihaknya melakukan pra rekonstruksi terhadap ke empat pelaku untuk melihat peran masing-masing para pelaku dan mendapatkan petunjuk lainnya.

Sebelum pra rekontruksi, Tim dokter dari Dokes Palembang bersama Bid Dokes Bengkulu, melakukan otopsi terhadap jenazah korban, di ruangan Kamboja RSUD M Yunus Bengkulu.

Dimana diketahui, jenis peluru yang ditembakan di kepala korban adalah jenis peluru senjata angin kaliber 4,5 milimeter yang memang khusus peluru senjata angin yang ditembakan ke kepala korban yang hanya berjarak lebih kurang dua meter. Sehingga membuat korban tersungkur. (641)