Masih Banyak Warga Terpasung

TUBEI, BE – Temuan dua warga terpasung di Desa Semelako II dan Desa Semelako Atas, Lebong, bukan yang terakhir. Ternyata masih banyak warga yang mengalami kondisi yang sama. Sebab, informasi yang diterima Dinsosnakertransdukcapil Lebong masih ada lima orang yang mengalami gangguan jiwa dan hidup terpasung di desa tersebut. “Saat ini kita masih melakukan pendataan mengenai jumlah orang yang mengalami gangguan jiwa dan hidup terpasung. Berdasarkan laporan sementara di beberapa kecamatan ada sekitar 5 orang lagi yang hidup terpasun. Informasi ini disampaikan kepala desa,” jelas Kepala Dinsosnakertransdukcapil Lebong Drs Saiful Anuar melalui Kabid Sosial Yulizar SH kepada wartawan belum lama ini.┬áDikatakan Yulizar, beberapa kendala yang sering terjadi saat pendataan yakni tidak bersedianya pihak keluarga yang memiliki anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa tersebut untuk didata. “Kita terkadang mendapati kendala saat akan mendata karena keluarganya menolak,” kata Yulizar.

Selain itu, lanjutnya, orang-orang yang mengalami gangguan jiwa ini termasuk dalam orang dengan kecacatan berat. Adapun data rekapitulasi Asistensi Sosial Orang Dengan Kecacatan Berat (ASODKB) Kabupaten Lebong Tahun 2012 ini yakni sebanyak 22 orang di lima kecamatan. “Ini baru data sementara di 5 Kecamatan di Kabupaten Lebong dan kita masih menunggu laporan dari beberapa Kecamatan yang belum. Adapun jumlahnya sebanyak 22 orang yakni d Kecamatan Lebong Selatan 5 orang, Kecamatan Bingin Kuning 4 orang, Kecamatan Lebong Utara 8 orang, Kecamatan Uram Jaya 4 orang dan Kecamatan Amen 1 orang,” pungkas Yulizar.(777)