Maryana, Kepala BKKBN Definitif

bkkbnBENGKULU, BE – Setelah satu tahun menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu, akhirnya Maryana MM siang kemarin (17/9) dilantik menjadi Kepala BKKBN Bengkulu definitif. Maryana dilantik oleh Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah SAg MPd di Pola Bappeda Provinsi Bengkulu yang dihadiri oleh deputi Litbang BKKBN pusat, unsur FKPD Provinsi Bengkulu, pejabat  jajaran Pemerintah Provinsi Bengkulu dan staf BKKBN Perwakilan Provinsi Bengkulu.
Dalam sambutannya, gubernur mengatakan pelantikan ini sangat dinantikan, karena sejak 1 tahun belakangan ini kepala BKKN Bengkulu dalam kondisi kosong, dan dijabat pelaksana tugas (Plt). “Ini merupakan momentum yang sangat ditunggu-tunggu oleh banyak pihak, karena dengan adanya pelantikan jabatan Kepala BKKN Bengkulu tidak lagi kosong seperti sebelumnya,” kata gubernur.
Selain itu, Junaidi berharap dengan dilantiknya kepala perwakilan yang baru ini bisa bersinergi dan menelorkan progrm-program baru, sehingga BKKBN Bengkulu terus eksis dan semakin baik.
“Saya harap ibu kepala BKKBN yang baru bisa bersinergi dengan rekan-rekan dan memberikan program-program yang baru agar BKKBN lebih baik lagi, serta bisa bekerja sama dengan Pemerintahan Provinsi Bengkulu dalam membangun Bengkulu ini agar lebih maju,” harapnya.
Menurut Junaidi, BKKBN ini sangat berperan dalam membangun daerah, karena memiliki fungsi yang strategis yakni menekan angka pertumbuhan penduduk. Karena BKKBN sangat berperan dalam mensosialisasikan program keluarga berencana dengan moto dua anak lebih baik.
“Harapan kita ke depan BKKBN Bengkulu tidak hanya mensosialisasikan program keluarga berencana dengan menggunakan sejumlah alat kotrasepsi, namun juga bisa melahir program-program yang  berkaitan dengan penekanan pertumbuhan penduduk. Karena tidak bisa dipungkiri, bahwa pertumbuhan penduduk yang begitu cepat menjadi salah satu tantangan terbesar untuk mensejahterakan masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Maryana mengungkapkan ia siap bersinergi dengan semua pihak termasuk dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk membangun Bengkulu. Namun demikian, ia juga mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah, karena menurutnya BKKBN tidak akan bisa menjalankan program-programnya tanpa dukungan dan bantuan dari pemerintah daerah.
“Kerjasama memang sangat kita harapkan, karena BKKKN sendiri tidak bisa berbuat apa-apa tanpa dukungan dari pemerintah daerah,” ujarnya. (400)