Marak Pengendara di Bawah Umur

TAIS, BE – Warga Ibukota Kabupaten Seluma kini diresahkan maraknya pengendara sepeda motor anak-anak di bawah umur. Akhir-akhir ini, tiap waktu sore hari setelah pukul 15.30 WIB dipastikan puluhan anak di bawah umur memenuhi jalan raya mengendarai sepeda motor yang umumnya jenis matic. Akibatnya, lalu lintas di Tais menjadi semraut dan berbahaya. Taknya hanya masalah anak di bawah umur, pengendara motor di Tais dan sekitarnya pun ngetrend tak menggunakan helm. Sementara, di sore hari setelah lepas jam kerja sejauh ini di Tais hampir tak pernah ada operasi penertiban lalu lintas oleh polisi. Persoalan ini diakui salah seorang warga Tais, Wanyai (50). Dikatakannya, masalah anak dibawah umur marak mengendarai sepeda motor di jalan raya dan maraknya pengendara tak menggunakan helm mesti segera mendapat perhatian pihak terkait. ”Tais dan sekitarnya sekarang ini kondisinya jalan yang ada sudah relatif mulus-mulus. Anak-anak yang masih kecil-kecil, kalau pakai motor ngebut-ngebut tidak pakai helm lagi. Kondisi ini sangat berbahaya. Mohon kiranya masalah ini menjadi perhatian lembaga terkait,” katanya Menurut Wanyai, dari pengamatan sehari-hari anak-anak bawah umur mengendarai motor yang marak itu masih sangat kecil-kecil. Ada yang masih SD dan SMP. Padahal untuk bisa diizinkan mengendarai kendaraan di jalan raya itu sendiri sudah harus dewasa. Yakni saat usia sudah berhak mendapat KTP dan SIM. ”Kita berharap, polisi bagian lantas melakukan raziah rutin terhadap anak bawah umur. Karena anak-anak yang mengendarai motor itu diperikaran belum menguasai aturan lalu lintas, hingga membahayan dirinya sendiri dan orang lain,” katanya. (444)