Mantan Kades Lapor Polisi

ANIAYA Korban Ansori saat melakukan visum ke Puskemas Linau akibat di aniaya pelaku JA, Kamis (69 (1)
IST/Bengkulu Ekspress
ANIAYA: Korban Ansori saat melakukan visum ke Puskemas Linau akibat di aniaya pelaku JA, Kamis (6/9).

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress – Kasus penganiayaan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Kaur. Kali ini korbannya Ansori (41), warga Desa Penyandingan Kecamatan Maje Kabupaten Kaur, korban yang merupakan mantan Kades desa setempat ini menjadi korban penganiyaan JA (50), hingga menyebabkan pipi sebelah kanan korban luka memar, Rabu (5/9).

“Untuk laporan korban sudah kita terima, dan korban sudah kita periksa. Nanti terlapor akan segera kita periksa juga,” kata Kapolres Kaur AKBP Sisman Adi Pranoto SIK melalui Kapolsek Maje Ipda Maulana STK, kemarin (6/9).

Data terhimpun Bengkulu Ekspress, peristiwa penganiayaan yang dialami korban yang juga ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Penyandingan itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB jembatan Air Jelatang Kecamatan Maje.



Kejadian itu bermula saat korban pulang dari menghadiri pesta di Desa Sumber Harapan menuju rumahnya di Desa Penyandingan. Akan tetapi dipertengahan jalan tepatnya di jembatan kecil di Desa Air Jelatang, motor korban diberhentikan oleh pelaku yang sudah menunggu korban di atas jembatan tersebut.

Lalu pelaku yang tanpa banyak bicara itu langsung memberikan bogem mentah ke arah pipi kanan korban. Tidak sampai disitu, pelaku juga mencabut pisau dan mengayunkan pisau tersebut ke arah korban, dan korban berlari ketakutan menuju jembatan Sambat dan pelaku sambil membawa pisau itu tetap mengejar korban.Beruntung korban bisa lolos dari kejaran pelaku dan selanjutnya korban yang merasa nyawanya terancam lalu melaporkan pelaku ke polisi guna proses hukum lebih lanjut.

“Untuk penyebab penganiyaan dialami korban kita belum tahu soal apa, apakah dendam pribadi atau apa. Yang jelas laporan korban akan kita proses dan juga hasil visum memang ditemukan tindakan kekerasan di bagian pipi kanan korban,” jelas Kapolsek. (618)