Mantan Gubernur UJH Ajak Masyarakat Bengkulu Dukung Helmi-Muslihan DS

Ustadz Junaidi Hamsyah

BENGKULU,BE– Pasangan Calon (paslon) Gubernur Bengkulu nomor urut 1, Helmi Hasan dan Muslihan DS (HM) mendapat dukungan dari mantan Gubernur Bengkulu, Ustadz H Junaidi Hamsyah atau yang lebih dikenal dengan UJH.
Ustadz yang sangat populer dan pernah menjadi wakil gubernur mendampingi Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamudin saat itu,
mendukung Helmi dan Muslihan menuju kursi nomor 1 di Provinsi Bengkulu.
Ia juga mengajak masyarakat Provinsi Bengkulu untuk mendukung paslon Helmi-Muslihan dan meyakinkan masyarakat tidak akan salah pilih. Sebab, menurut Junaidi, masyarakat bisa melihat track record Helmi Hasan selama menjabat Walikota Bengkulu 2 periode.
Helmi, kata Junaidi telah berhasil merubah wajah Kota Bengkulu. Lebih dari itu, Walikota Bengkulu yang dikenal dengan Walikota 1001 janda (program menafkahi janda,red) ini banyak melahirkan program-program yang bersentuhan dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Saya kira masyarakat tidak akan salah pilih, mari kita dukung dan doakan Helmi Hasan jadi Gubernur Bengkulu dan Muslihan Wakil Gubernur Bengkulu. Ada beberapa alasan mengapa kita menjatuhkan pilihan kepada HM, dan kita mengajak masyarakat untuk memenangkan HM,” ujar Junaidi.
Yang pertama, sambung Junaidi hasil beliau (Helmi) ketika menjabat walikota sangat jelas dirasakan perbedaan atau perbandingannya antara before dan after secara real. Katakanlah salah satunya dengan kehadiran rumah sakit kota atau yang diberi nama Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD).
“Sebelumnya Kota Bengkulu tidak punya rumah sakit kota, sekarang ada. Ini setidaknya sudah mengurangi jumlah pasien di RSMY. Dan sejak RS kota ini difungsikan jarang kita melihat kekurangan tempat tidur di rumah 2 rumah sakit itu,” sampai Junaidi.
Yang kedua, lanjut dia, program jalan mulus untuk di kota sudah berhasil.
“Menurut saya program jalan mulus untuk di kota sudah berhasil. Bisa dikatakan nyaris tidak ada gang lagi yang tidak dihotmix. Kecuali perumahan yang baru dibangun. Tapi sudah sulit kita menemukan gang-gang yang belum dihotmix,” kata Junaidi.
Selanjutnya, Junaidi juga percaya Helmi dan Muslihan bisa mewujudkan 20 kunci bahagia yang menjadi janji politiknya, salah satunya wacana membangun puskesmas atau mini hospital di tingkat kecamatan dengan memfungsikan klinik yang ada.
“Ini patut kita support dan andai kata beliau nanti menang, harus kita ingatkan janji politik ini. Karena jarak tempuh untuk beberapa wilayah yang ada di Provinsi Bengklu ini kadang-kadang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk ke rumah sakit yang ada di kota. Nah, dengan difungsikannya puskesmas-puskesmas yang ada di kecamatan setidaknya ikut meringankan masyarakat dan memperpendek jarak,” jelas Junaidi.
Alasan lain kenapa masyarakat mesti memilih HM, lanjut Junaidi karena Helmi adalah sosok pemimpin yang religius dan senantiasa mengajak masyarakatnya untuk berbuat kebaikan. Seperti program masjid buka 24 jam.
“Real kita lihat bahwa masjid-masjid yang ada sekarang ini sudah dimakmurkan, kami para mubaligh juga sudah menyuarakan bagaimana kita memfungsikan masjid. Kalau soal membangun masjid saya rasa tidak ada desa yang tidak membangun masjid.
Hanya saja kita kadang salah dalam menterjemahkan tentang memakmurkan masjid. Itu bukan semata-mata mengisi jamaah di masjid tetapi lebih daripada itu bagaimana memuliakan jamaah masjid itu dengan berbagai program yang ada,” ujar Junaidi.
Kemudian bila Helmi dan Muslihan jadi Gubernur Bengkulu, akan terjalin sinergi dengan BazNas kota. “Nanti kalau beliau terpilih gubernur tentu BazNas provinsi yang cakupannya lebih luas juga bisa ikut membantu memakmurkan masjid dan jamaah dengan program-programnya seperti yang sudah dilakukan oleh BazNas kota,” tambah Junaidi.
Junaidi melanjutkan, yang tidak kalah penting adalah ia berpesan bila nanti Helmi-Muslihan terpilih agar melanjutkan pembangunan untuk PDAM kota. Dulu, kata dia sudah dirancang pemanfaatan air dari PLTA Sungai Musi. Dulu Helmi ikut terlibat di dalamnya.
“Hanya saja di zaman Gubernur Ridwan Mukti dan Rohidin Mersyah tidak dilanjutkan bahkan diputus kontraknya. Padahal ini sudah menjadi project nasional tapi waktu itu diputuskan oleh RM (Ridwan Mukti) dan tidak dilanjuti oleh Rohidin. Bila itu dilanjutkan PLTA Sungai Musi akan mengairi dan menjadi PDAM di 3 daerah yakni Kota Bengkulu, Bengkulu Tengah dan Seluma,” jelas Junaidi.
Ia menambahkan, secara pribadi ia menilai dari sisi pengalaman, Helmi sudah lama di kota dan sudah merubah wujud Kota Bengkulu menjadi lebih baik dan lebih indah.
“Tentu beliau tahu dengan kondisi dan topografy Provinsi Bengkulu, demikian juga dengan calon wakilnya pak Muslihan yang sudah pernah menjadi Bupati di Rejang Lebong dan Bupati di Bengkulu Utara. Saya yakin masyarakat tidak akan salah pilih. Sekali lagi mari kita dukung dan doakan Helmi Hasan jadi Gubernur Bengkulu dan Muslihan wakil Gubernur Bengkulu,” demikian Junaidi. (001)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*