Manfaatkan Asuransi Tani

DIASURANSIKAN: Persawahan yang diasuransikan akan mendapatkan ganti rugi jika gagal panen di musim tanam ke dua.
DIASURANSIKAN: Persawahan yang diasuransikan akan mendapatkan ganti rugi jika gagal panen di musim tanam ke dua.

LEBONG, Bengkulu Ekspress – Dinas Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebong, kembali mengajak masyarakat untuk memanfaatkan asuransi tani pada Masa Tanam (TM) padi tahap ke dua. Tujuannya, untuk membantu para petani padi mendapatkan jaminan jika gagal panen.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Lebong, Emi Wati, SE, M.Ak, melalui Pelaksana Tugas (Plt) Bidang Prasarana dan Sarana, Afri Hardiansyah, ST. mengatakan, bahwa dalam asuransi tani ini merupakan salah satu program prioritas dari Presiden Republik Indonesia, untuk memberikan jaminan kepada semua para petani padi yang ada di Indonesia.

“Karena masyarakat akan mendapatkan jaminan dalam Asuransi ini,” jelasnya, kemarin (22/1).

Dalam asuransi ini, yang langsung dibiayai PT. Jasindo, para petani hanya dibebankan untuk membayar iuran sebesar Rp. 36.000/hektar sawah yang mereka miliki. Jika nantinya mengalami kendala atau gagal panen, itu bisa diklaim untuk mendapatkan bantuan uang pengganti.

“Besarannya cukup besar antara Rp. 5 atau Rp. 6 Juta bisa didapatkan jika gagal panen per hektarnya,” sampaiannya.

Untuk saat ini, sudah ada sekitar 99 hektar sawah yang sudah ada jaminan dari Asuransi Tani dan kemungkinan akan kembali bertambah. Dimana ketika ada yang gagal panen, diketahui uang pengganti dari asuransi bisa didapat.

“Jadi masyarakat jangan takut kalau dananya tidak keluar,” ucapnya. (614)