Mandi Pantai, 3 Pelajar SD di Benteng Tenggelam


Bakti/BE
PENCARIAN: Tim Basarnas Bengkulu bersama personel Ditpolair dan BPBD Benteng melakukan pencarian menggunakan perahu karet di Pantai Desa Pekik Nyaring, Kecamatan Pondok Kelapa, Selasa (7/12).

BENTENG, bengkuluekspress.com- Peringatan bagi orang tua selalu memantau aktivitas anak-anak. Seperti yang terjadi di Desa Pekik Nyaring Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Selasa (7/12) siang.
Tiga orang pelajar kelas III Sekolah Dasar (SD) terseret arus dan tenggelam akibat mandi pantai Desa Pekik Nyaring sekitar pukul 11.00 WIB. Ketiganya merupakan warga Blok I, RT 4 Desa Pekik Nyaring. Yaitu, Satio Trinata (9), Ilham (9) dan Dimas (9).
Dua orang berhasil diselamatkan nelayan yang kebetulan hendak mendaratkan perahu setelah mencari ikan. Yaitu, Satio dan Ilham. Sedangkan, Dimas yang diduga terseret arus hingga ke tengah laut sampai sore hari belum juga ditemukan.

Warga sekitar yang mengetahui peristiwa tersebut langsung berdatangan ke tepi pantai untuk melakkukan pencarian. Sejumlah nelayan lokal juga turut melakukan pencarian ke laut lepas menggunakan perahu tradisional.
Pantauan, upaya pencarian juga dilakukan oleh tim Basarnas Provinsi Bengkulu, personel Ditpolair Polda Bengkulu dan tim reaksi cepat BPBD Benteng.
“Informasi didapat, mereka mandi di sini (pantai Pekik Nyaring) sudah hari kedua. Warga setempat memang sudah melarang. Namun, namanya juga anak-anak, mereka datang lagi. Semoga yang hilang segera ditemukan. Kami juga berikan apresiasi kepada tim Basarnas yang cepat tanggap setelah kami memberikan informasi,” kata Kades Pekik Nyaring, Noval Ananta MH.(135)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*