Mandi Laut, 1 Tewas, 1 Selamat

RAWAT: Salah seorang korban yang tenggelam di pantai Desa Pasar Baru saat dilarikan ke Puskemas Nasal, Rabu (26/5).

NASAL, bengkuluekspress.com – Ganasnya ombak samudra Hindia kembali menelan korban jiwa. Kali ini dua dua remaja putri yakni Tiara (16) pelajar kelas X SMK dan Siti Amina (21), warga Pasar Baru Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur. Keduanya terseret derasnya arus laut kawasan Dusun Sukamulya Desa Pasar Baru Kecamatan Nasal yang tak jauh dari pantai Laguna Samudera. Akibatnya satu orang korban bernama Tiara dinyatakan tewas sementara satu orang lainnya selamat dan sempat mengalami sekarat.

“Satu korban meninggal dunia setelah sempat diberikan pertolongan warga, sedangkan satu orang lainnya selamat,” kata Kapolres Kaur Polda Bengkulu AKBP Dwi Agung Setyono S IK MH melalui Kapolsek Nasal Iptu Danang Purwanto, Rabu (26/5).

Data terhimpun BE, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.15 WIB, Rabu (26/5) di Desa Sukamulya Desa Pasar Baru, bermula sekitar pukul 15.00 WIB kedua korban mandi di laut belakang rumah warga. Pada saat sedang mandi laut, datang ombak besar, sehingga kedua korban terseret arus ombak ke tengah laut.

Beruntung ada rekan korban yang melihat dan berteriak minta tolong. Namun akibat insiden kedua korban tenggelam selang sekitar 15 menit kedua korban ditolong oleh warga masyarakat desa setempat yang merupakan nelayan menggunakan perahu. Setelah dibantu oleh beberapa nelayan Desa Merpas Kecamatan Nasal dengan menggunakan sampan perahu, keduanya berhasil dibawa ke daratan.

“Kedua korban langsung dibawa ke Puskesmas Nasal untuk dilakukan pertolongan. Namun korban atas nama Tiara tidak bisa dilakukan pertolongan dan meninggal dunia,” terang Kapolsek.

Ditambahkan Kapolsek, kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi para wisatawan lainnya agar saat berenang jangan memakai celana panjang. Karena itu akan menjadi pemberat saat berenang. Juga kepada masyarakat yang berwisata di pantai supaya mengindahkan seluruh rambu-rambu peringatan seperti dilarang mandi.

“Dengan adanya musibah ini menjadi pelajaran bagi kita semua terutama saat berwisata di pantai, dan juga kepada orang tua untuk lebih memperhatikan putra-putrinya, jangan sampai terjadi seperti ini,” imbau Kapolsek. (618)