Maling Kuras Emas 1,4 Kg

GADING CEMPAKA, BE – Toko Emas Matahari di Pasar Panorama dimasuki pencuri. Dalam aksinya itu pelaku berhasil menguras dan membawa kabur emas seberat 1,4 Kg atau seberat 1400 gram. Toko emas yang dimasuki garong ini milik Rajab (50), warga Jalan Jeruk II No 52 RT 5 Rw 2 Kelurahan Lingkar Timur yang terletak ditengah-tengah Pasar. Akibatnya korban mengalami kerugian hingga mencapai Rp 600 juta.

Anehnya tak terjadi kerusakan sama sekali pada toko yang terletak di tengah pasar Panorama, yang kini sedang dibangun itu. Pintu toko masih dalam kondisi terkunci kuat.Informasi yang terhimpun di tempat kejadian perkara (TKP) kemarin, pencurian itu pertama kali diketahui sekitar pukul 13.15 WIB oleh anak korban, Rapael Putra. Anak korban membuka toko itu setelah sebelumnya sang ayah menutup toko itu untuk salat Jum’at.  Mulanya Rapael tak menaruh curiga atas kejadian tersebut. Saat rapael tiba posisi pintu toko terkunci dan gembok dalam keadaan rapi. Namun ia kaget saat pintu toko itu dibuka, ternyata perhiasan emas dietalase toko itu sudah ludes.

“Biasanya semua perhiasan tergeletak disini dengan rapi,tapi waktu semua pintu saya buka separuh perhiasan di toko ini sudah hilang,” kata Rapael, Putra Rajab itu.

Rapael lantas segera melaporkan hal ini kepada ibu dan ayahnya. Berikutnya mereka segera berangkat ke toko. Setelah memastikan toko itu memang dicuri, korban llau melapor ke Polsek Gading Cempaka. Dari keterangan Rajab diperoleh keterangan, Barang yang hilang berupa rantai emas 20 karat sebanyak 450 gram, cincin 20 karat sebanyak 250 gram, gelang 20 karat sebanyak 450 gram dan emas 24 karat sebanyak 250 gram. Total emas yang hiang seberat 1400 gram atau 1, 4 KG. Selain itu ada uang tunai di laci sebanyak Rp 8 juta juga hilang.

Sekitar pukul 15.00 WIB setelah kejadian, Tim Forensik Polres Bengkulu langsung melakukan olah TKP. Kapolres Bengkulu AKBP Joko Suprayitno SST MK didampingi Kapolsek Gading Cempaka AKP Mayndra Eka Wardhana SH SIK mengatakan, kejadian ini agak mengejutkan. Sebab, kunci toko dan gembok tidak rusak. “Kami masih mengembangkan penemuan tim forensik. Mengenai bagaimana pencuri masuk tanpa diketahui orang lain, masih kami selidiki,” cetusnya. (cw1)