Maling Kambing, Pedagang Buah Diciduk

ASRI/Bengkulu Ekspress
DIPERIKSA: Pedagang buah diperiksa setelah ditangkap usai mencuri kambing, kamis (7/2) di satreskrim Polres Bengkulu Selatan.

KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress – Sa (43) warga Desa Jeranglah Rendah, Manna saat ini harus mendekam dalam sel Mapolres Bengkulu Selatan (BS). Pasalnya pria yang sehari-hari berjualan buah di pinggir jalan kelurahan Kayu Kunyit, Manna ini tertangkap tangan sedang mencuri ternak warga berupa satu ekor kambing. Saat ini, pria beranak tiga ini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut dihadapan hukum.

Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Rudy Purnomo SIK MH melalui Kasat reskrim, AKP Enggarsah Alimbaldi SH SIK didampingi Kapolsek Seginim, AKP Thabroni SH dan kanit reskrim, Ipda Priyono SH mengatakan, Sa ditangkap Rabu (6/2) sekitar pukul 17.35 WIB di Desa Kota Bumi Baru, Seginim. Saat ditangkap, Sa sedang membawa satu ekor kambing yang dimasukan dalam karung dan diangkut menggunakan sepeda motor.

“ Saat ini pelaku dalam pemeriksaan untuk mengetahui sepak terjangnya dalam aksi pencurian ternak,” katanya.



Priyono mengatakan, Sa ditangkap karena hari itu mencuri satu ekor kambing milik Insarman (42 ) warga Desa Kota Bumi Baru, Seginim. Adapun kronologis penangkapan terhadap Sa, sebelumnya warga desa tersebut sudah resah. Karena hampir setiap hari ada ternak warga yang hilang.

Lalu Rabu sore, warga melihat Sa masuk ke desa tersebut. Lalu warga curiga dan melakukan pengintaian. Hingga akhirnya Rabu sore, warga melihat Sa sedang mengendarai sepeda motor. Di atas sepeda motor Sa ada karung yang bergerak-gerak. Warga menduga ada kambing di dalamnya. Sehingga warga menghubungi anggota Polsek Seginim. Setelah itu warga bersama Polisi langsung menghadang Sa saat hendak pergi keluar dari desa.

“ saat dihentikan, ternyata dalam karung ada kambing, kemudian sa langsung dibawa ke kantor Polisi,” beber Priyono.

Adapun pengakuan Sa, dirinya membenarkan saat itu mencuri kambing warga. Kambing tersebut ditangkapnya saat sedang makan rumput di pinggir jalan. Sebab dilepas pemiliknya, sehingga memudahkannya menangkapnya. Hanya saja, dirinya membantah dikatakan sering mencuri. “ Saya ini baru satu kali ini saja mencuri kambing,” ujarnya.

Sa mengaku mencuri kambing tersebut rencananya mau dijual. Uang hasil penjualannya untuk menghidupi keluarganya. Sebab jualan buah-buahannya sepi pembeli. Sehingga dirinya mencari jalan pintas untuk mencari penghasilan tambahan. Akhirnya timbul niat mencuri. “ Uang hasil penjualan kambing untuk membiayai hidup keluarga saya,” terang Sa. (369)