Makan Sate, 11 Anak Pingsan

BINTUHAN, BE –  Ini peringatan bagi anda untuk semakin selektif membeli jajanan jika tak ingin keracunan. Seperti yang dialami 11 anak-anak di Desa Tanjung Bulan Kecamatan Tanjung Kemuning. Ke-11 anak itu harus dirawat di RSUD Kaur lantaran mengalami muntah-muntah dan pingsan. Mereka keracunan usai mengkonsumsi sate yang diduga sudah basi.
“Kita langsung berikan penanganan cepat. Delapan orang sudah dibolehkan pulang, tapi 3 orang lagi masih dalam perawatan. Semuanya anak-anak. Mereka keracunan,” ujar Direktur RSUD Kaur dr Dendi, kemarin.
Dikatakanya kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB kemarin (22/4), saat itu sate keliling sedang menjajakan satenya kepada warga Desa Tanjung bulan terutama anak-anak. Diketahui 11 anak-anak tersebut yakni Evi (6), Kayla (2), Kulit (4)–ketiganya masih dalam perawatan—, Manda (6), Fahmi (5), Dendra (7), Ferdi (7) Novi (14), Susi (12) Nova (14) dan Gito (12),
Satu jam usai lahap menyantap sate tersebut, anak-anak mengalami pusing, muntah-muntah, mencret hingga pingsan. Hal ini membuat kepanikan sehingga warga dan orang tua korban langsung membawa ke RSUD Kaur.
“Kerancunan itu akibat adanya bahan di dalam makanan yang sudah kedarluarsa sehingga membuat perut menolaknya. Inilah disebabkan keracunan. Namun untuk detailnya masih dalam peneyelidikan makanan dengan menggunakan laboratorium,” jelasnya.
Untuk sementara ini, kata Dendi, pihaknya memberikan anti biotik agar keracunan tidak menjalar ke tubuh lainnya. Karena jika dibiarkan atau terlambat maka akan semakin berbahaya.(823)