Mahasiswa Unras Belajar Jurnalistik ke BE

1
BENGKULU, BE – Belasan mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Ratu Samban (Unras) Bengkulu Utara, menyambangi Kantor Graha Pena Bengkulu Ekspress (BE), yang berlokasi di Jalan Simpang SKIP nomor 129 Kota Bengkulu, Rabu (7/1) kemarin.
Pantauan BE, rombongan mahasiswa yang didampingi Drs Linda Astuti dan Nasution  SSos (Keduanya merupakan staf pengajar Fisipol Unras) tiba di gedung biru Graha Pena Bengkulu Ekspress sekira pukul 10.00 WIB. Rombongan disambut langsung dan mendapatkan penjelasan oleh Koordinator Liputan (Korlip) BE Zalmi Herawati, manager BE Online Fino dan Redaktur, Herwan Saleh.
Dalam kesempatan tersebut, Linda menjelaskan, selain mempererat tali silaturahmi yang telah terjalin baik, kedatangan ia bersama mahasiswa ini dalam rangka memberikan pembelajaran kepada para mahasiswa agar lebih menambah wawasan mereka selain teori yang didapatkan di bangku kuliah.
“Dalam mata pelajaran dasar-dasar jurnalistik itu ada study lapangannya, ini dimaksukan untuk menambah wawasan dan ilmu mereka. Jika selama ini mereka hanya diberikan sebatas teori, diharapkan mereka bisa mengetahui praktiknya seperti apa,” jelas Linda.
Ditambahkannya, dengan adanya kunjungan ini diharapkan Graha Pena Bengkulu Ekspress dan memberikan kesempatan kepada mahasiswa Unras nantinya saat mereka dalam proses magang di akhir studi kuliah mereka dan diharapkan para lulusan ini nantinya dapat memberikan konstribusi yang baik bagi kemajuan dunia jurnalis, terutama di Provinsi Bengkulu.
“Saya berharap nantinya juga ada banyak manfaat bagi kami, ada kelanjutan dan kedepan bisa bergabung di BE,” tambahnya.
Para mahasiswa Unras tersebut terlihat antusias mengikuti dan mendengarkan apa yang disampaikan oleh para pemateri dari BE.
Mengawali penjelasan, Korlip, Zalmi, mengatakan, struktur kepemimpinan Bengkulu ekspress dimulai dari dari General Manager, Pimpinan Redaksi, Redaktur, Pracetak, hingga Wartawan yang bertugas sebagai pencari berita di lapangan. Dilanjutkan Zalmi, dalam proses pembuatan berita para wartawan terlebih dahulu melakukan proyeksi yang dibawah komandonya. Dan proyeksi yang dimulai sekira pukul 08.00 WIB ini, dimana setiap wartawan diberikan tugas dan target apa saja yang harus mereka dapatkan untuk dikemas menjadi sebuah berita yang real dan menarik.
Setelah berhasil mendapatkan berita yang di proyeksikan, sekira pukul 15.00 WIb, wartawan akan kembali ke kantor untuk mengetik berita tesebut untuk selanjutnya di edit serta diolah oleh para redaktur.
“Kita selalu melaksanakan proyeksi, menentukan apa yang akan digarap oleh masing-masing wartawan. Setiap wartawan punya agenda khusus (minimal 5 berita) yang membedakannya dengan wartawan dari media lain,” terang alumni Program Studi Jurnalistik Unib ini
Dalam kesempatan tersebut, Herwan Saleh, redaktur menjelaskan, redaktur memulai mengerjakan tugasnya meng-edit sebuah berita (baik dari wartawan daerah/kota) dimulai dari pukul 08.00 WIB- 22.00 WIB. Selain itu, ia  menjelaskan bahwa mahasiswi juga berkesempatan  menyampaikan buah pikiran (karya) mereka untuk dituangkan dalam sebuah berita. Hanya saja, para mahasiswa tersebut terlebih dahulu berkoordinasi dengan wartawan yang ada di BE, baik daerah maupun wartawan Kota.
“Bagi mahasiswa yang mempunyai gagasan silahkan saja bila ingin mamasukkannya kedalam sebuah berita dan berkoordinasi dengan para wartawan, dan ini tanpa dibayar (gratis),” sampai mantan wartawan daerah Kabupaten Seluma Ini.
Sementara itu, Manager BE Online menerangkan, selain koran dan TV, BE juga memiliki situs online yang bisa dibuka melalui “bengkuluekspress.com”. Pada dasarnya semua beritanya sama, hanya saja dalam BE Online juga terdapat berita nasional mapun internasional. Selain itu, pada berita online ini biasanya berita yang diterbitkan tidak terlalu dikupas tajam dan selengkap berita yang ada di media cetak.
“Di online kita tak butuh banyak perangkat, kita menggunakan sistem update (update setiap saat) namun biasanya beritanya tak selengkap yang ada di koran,” demikian Fino.
Selain ke BE koran, para mahasiswa Unras kemarin juga berkesempatan menyambangi BE TV. Di studio BE TV yang terletak di lantai pertama gedung Graha Pena BE dipandu oleh Presenter kocak BE TV Cik Buyung. Kepada para mahasiswa Cik Buyung menjelaskan,  ruangan BE TV terdiri dari ruangan redaksi tempat reporter mengetik berita, studio tempat penyiaran berita, dan ruang MCR tempat pemograman dan editor bekerja. BETV sendiri memiliki berbagai program rutin diantaranya My School, Berita petang, hiburan musik, dialog interaktif dan lainnya.
Di BE TV mahasiswa Unras tak hanya mendapatkan materi pembelajaran mengenai seluk beluk penyiaran televisi saja. Mereka pun juga diberikan kesempatan oleh Cik Buyung untuk membacakan berita yang disiarkan BETV layaknya seperti news anchor (pembaca berita) sesungguhnya. (135)