Mahasiswa UMB Raih Emas

Peraih Medali Emas Getar Berfoto bersama
IST/Bengkulu Ekspress
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), Getar Saputra didampingi Mayjen TNI DR (HC) H Eddie M Nalaparaya dan Ketua Umum Harian Pencak Silat Pusat berfoto bersama, Minggu (2/9/2018).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), Getar Saputra berhasil meraih medali emas pada Kejuaran Paku Bumi Open Cup V tingkat Asia-Eropa. Medali emas ini untuk kategori Tanding Kelas G mahasiswa/dewasa berat 75-80 Kg yang diselenggarakan oleh Perguruan Pencak Silat Pakubumi Bogor, pada Jum’at (31/8/2018) hingga Minggu (2/9/2018), di Padepokan Voli Sentul Selatan Bogor.

Getar Saputra mengungkapkan, dirinya berhasil menjadi pemenang dan meraih medali emas setelah menaklukkan perwakilan dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta dilaga final dengan skor 3-0. Seperti diketahui, kejuaraan Pencak Silat Terbuka antar pelajar SD, SMP, SMA, dan mahasiswa tersebut diikuti oleh 1.900 peserta dari dalam negeri dan luar negeri.

“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa meraih juara dalam kompetisi pencak silat ini,” kata Gentar, kemarin (3/9)

Mahasiswa KPI FAI UMB ini mengaku, sebelum memulai kompetisi pencak silat, beragam persiapan telah dilakukan. Mulai dari porsi latihan yang semakin ditingkatkan hingga peningkatan teknik dan kekuatan fisik serta mental.

“Dari awal latihan, teknik selalu ditambah begitu juga latihan fisik semakin diperbanyak, dan selanjutnya latihannya dikombinasi antara fisik dan teknik,” ujar Gentar.

Meski fisik dan teknik telah dikombinasikan, tingkat persaingan di kompetisi silat pada Kejuaran Paku Bumi Open Cup V tingkat Asia-Eropa ini tidak bisa dibilang mudah. Banyak peserta dengan beragam karakter dan kekuatan dari berbagai universitas juga memiliki misi yang sama untuk menjadi juara.

“Tapi walaupun butuh perjuangan yang cukup berat, alhamdulillah bisa dapat medali emas,” imbuh Getar.

Berkat Kegigihan dan Ketangguhan

Motivasi yang membuat dirinya mendapatkan medali emas berkat kegigihan dan ketangguhan yang dimilikinya, karena meskipun dirinya hanya sendiri yang mengikuti kompetisi pencak silat ini. Akan tetapi semangat menggelora yang ada didalam dirinya mampu mendorongnya untuk menjadi juara.

“Saya selaku pesilat Bengkulu tidak mau jika Bengkulu yang hanya satu orang di pandang sebelah mata. Saya akan buktikan saya pasti bisa mengalahkan atlet-atlet terbaik dari berbagai universitas yang berhadapan dengan saya nantinya,” ujar Gentar bersemangat.

Ia berharap, dengan juara yang berhasil diraihnya dapat menginspirasi pesilat-pesilat Bengkulu, terutama Perguruan Tapak Suci. Selain itu, gelar juara yang didapat tersebut juga diharapkan bisa menjadi kunci untuk dapat mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Internasional Asian Games atau Sea Games pada masa yang akan datang.



“Saya selaku atlet mengajak masyarakat Bengkulu terutama anak muda ayo gemari olahraga jadikan olahraga sebagai ladang prestasi untuk kita,” tutup Getar.

Sementara itu, Wakil Rektor III UMB, Drs Syubli MAg juga bersyukur karena Getar selaku perwakilan dari UMB bisa membawa harum nama Provinsi Bengkulu di tingkat Asia-Eropa.”Saya yang mendampingi Getar mengikuti ajang ini, dan dia satu-satunya peserta yang mewakili UMB pada kejuaraan ini, semoga dia bisa terus berprestasi,” tutup Syubli.(999)