Mahasiswa KKN Undip Kenalkan Aplikasi Keuangan dan Akuntansi “Buku Kas” ke Pelaku UMKM di Kota Bengkulu

FOTO IST/BE – Deby Dwi Rahma G, mahasiswa Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro saat melaksanakan KKN memperkenalkan aplikasi Buku Kas kepada pelaku UMKM di Kota Bengkulu.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Dimasa pandemi Covid-19 seperti saat ini, sejumlah kampus di Indonesia menunda salah satu mata kuliah kuliah kerja nyata (KKN) atau mengalihkan kegiatan ke sektor lain yang tidak berkelompok.

Begitu juga yang dilakukan pihak Universitas Diponogoro (Undip), mahasiswa yang mengambil mata kuliah KKN bisa melakukannya secara individu di daerah asal mereka masing-masing. Deby Dwi Rahma G, mahasiswa Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro asal Bengkulu merupakan salah satu mahasiswa yang melaksanakan KKN secara individu di daerah asalnya.

Deby yang tergabung dalam KKN TIM II 2020/2021 memberikan edukasi aplikasi keuangan dan akuntansi pada UMKM di Kota Bengkulu. Dia memberikan edukasi mengenalkan dan mengajarkan kepada pelaku UMKM menggunakan aplikasi “Buku Kas”.
Deby mengenalkan aplikasi Buku Kas kepada pelaku UMKM Toko oleh-oleh khas Bengkulu Fajri Craft yang beralamat di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Anggut Atas, Kecamatan Samban, Sabtu (31/7/2021) lalu.

Deby yang memang berasal dari Bengkulu ini beralasan, ia mengatakan, dia memilih edukasi aplikasi keuangan dan akuntansi Buku Kas kepada pelaku UMKM supaya mereka tidak lagi kesulitan dalam mencatat keuangan dan transaksi pada bisnis mereka.

“Aplikasi Buku Kas ini sangat membantu dalam mencatat semua transaksi secara detail, memantau dan mengawasi arus kas, mengawasi kinerja usaha yang dijalankan, dan membantu dalam merencanakan keuangan yang tepat agar usaha yang dijalankan berkembang, serta mengawasi persediaan stock barang-barang,” jelas Deby.

Lanjutnya, dalam keadaan seperti ini banyak UMKM yang merugi bahkan menutup bisnisnya karena tidak mengetahui keadaan keuangan yang sebenarnya. Pemberian edukasi aplikasi keuangan dan akuntansi dilakukan dengan mendatangi langsung Toko Fajri Craft dan mengajarkannya berbagai jenis transaksi yang ada di aplikasi, dan akan dilakukan kunjungan berkala untuk mengetahui perkembangan dari pemakaian aplikasi tersebut terhadap bisnis Toko Fajri Craft.

Sementara itu, Ahmad, selaku karyawan bidang keuangan di Toko Fajri Craft mengakui, aplikasi Buku Kas memudahkannya dalam melaksanakan pekerjaan.
‚ÄúSetelah mencoba sekali langsung merasakan mudahnya pencatatan keuangan yang dapat dilakukan melalui aplikasi Buku Kas, pembukuannya sangat rapi dan jelas prosesnya, invoice pun bisa dicetak dan dikirim ke pelanggan, dan bisa tau laporan laba rugi setiap periode,” ujarnya.

Dia berharap, Toko Fajri Craft berharap bisnis yang dijalankan lebih mudah dipantau keuangan dan kinerjanya melalui aplikasi Buku Kas ini, dan membantu dalam menganalisis keadaan keuangan pada bisnis mereka.(rls)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*