Mahasiswa KKN di Lebong Positif Covid-19

IST/BE
Petugas dari Puskesmas Semalako didampingi Kapolsek Lebong Tengah dan Kades Semelako II ketika mengambil swab antigen terhadap mahasiswa Unib yang sedang melaksanakan KKN.

LEBONG,bengkuluekspress.com– Salah seorang mahasiswa Universitas Bengkulu (Unib) yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Semelako II Kecamatan Lebong Tengah Kabupaten Lebong dinyatakan positif terpapar Covid-19 dari hasil swab antigen.
Kepala Tata Usaha (KTU) Puskesmas Semalako, Hendri mengatakan, bahwa sebelumnya ada seorang mahasiswa yang secara inisiatif meminta agar dirinya diswab antigen, karena mengalami gejala demam, menurunnya penciuman dan sesak nafas.
“Karena permintaan tersebut, akhirnya yang bersangkutan kita swab dan hasilnya positif dan langsung diminta untuk isolasi mandiri,” sampainya, Sabtu (10/07).

Ditambahkan Hendri, karena mahasiswa tersebut tidak sendirian atau bersama 7 orang mahasiswa lainnya, maka pihaknya menganjurkan agar ke-7 mahasiswa lainnya untuk dilakukan swab antigen juga. Tujuannya untuk memastikan apakah mereka juga ada yang positif atau tidak.
“Kita arahkan untuk swab antigen juga, tetapi nanti kita akan rapatkan kembali bersama tim satgas kecamatan dan desa,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Lebong Tengah, IPTU Kuat Santosa SH mengatakan, ketika pihaknya mengetahui informasi tersebut pihaknya selaku tim satgas penanganan Covid-19 Kecamatan Lebong Tengah bersama Desa Semelako II langsung bergerak ke lapangan.
“Salah satunya kita langsung meminta mahasiswa yang positif dari hasil swab antigen bersama 7 orang temannya yang saat ini berada di mes untuk isolasi mandiri,” singkatnya.

Terpisah, Kepala Desa Semelako II, Anwar Sori menjelaskan, bahwa ke-8 mahasiwa Unib yang melaksanakan KKN di desa nya, terdiri dari 5 perempuan dan 3 laki-laki yang tiba di Desa Semelako II pada tanggal 30 Juni yang lalu. Setelah menunjukan hasil swab antigen negatif yang sebelumnya telah diminta.
“Meskipun hasil swab negatif, mereka belum kita izinkan untuk beraktifitas di tengah-tengah masyarakat, kita minta mereka isolasi mandiri terlebih dahulu,” jelasnya.

Anwar menerangkan, pihaknya sempat berkomunikasi melalui telepon selular kepada para mahasiwa untuk menayakan keadaan mereka, apakah ada yang sakit atau tidak. Pada saat ditanya itu, para mahasiswa menyampaikan bahwa mereka sehat-sehat saja.
“Tetapi hari ini Sabtu (10/07) ada yang sakit dan ketika di swab antigen hasilnya positif,” tuturnya.(614)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*