Mahasiswa Cabul Kabur

TALO, BE – Oknum mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kota Bengkulu, sebut saja namanya Bondan (21) warga salah satu desa di Kecamatan Ulu Talo, Seluma kabur, setelah dilaporkan pacarnya ke polisi Rabu (21/11) lalu.

Informasi terhimpun, pelarian Bondan bermula dari dia mengetahui jika perbuatannya dilaporkan ke polisi. Pacar yang telah dicabuli pelaku adalah Bunga (16)—nama samaran—seorang gadis desa putus sekolah warga salah satu desa di Kecamatan Talo, Seluma.
Keberadaan bondan sementara ini belum terendus. Tempat tinggal pelaku di Kota Bengkulu maupun tempat tinggal orang tuanya di rumah di Ulu Talo dipastikan sudah sejak kasus tersebut mencuat belum pernah disambangi pelaku lagi.

Sayangnya, terkait kasus ini Kapolsek Talo, Iptu Andrianto SH setelah membenarkan adanya laporan, hingga kemarin belum memberikan keterangan kembali. Bahkan ketika akan dikonfrimasi, belum dapat dihubungi. Sehingga klarifikasi perkembangan kasus tersebut sementara ini belum diperoleh.

Sementara itu, seperti dirilis sebelumnya, data terhimpun, Bunga melaporkan pacarnya—sebut saja namanya Bondan (21)—ke Polsek Talo Rabu (21/11) atas dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur. Korbannya adalah Bunga sendiri.
Penuturan korban, dia sudah 20 kali dicabuli oleh pelaku di tempat yang berbeda. Pertama kali dilakukan beberapa bulan lalu di salah satu pondok kebun milik warga di Talo dan terakhir dilakukan di rumah Bondan di salah satu desa di Kecamatan Ulu Talo.

Korban nekat membawa kasus yang merupakan aibnya itu ke polisi, karena telah berkali-kali dia meminta pertanggungjawaban agar dinikahi oleh pelaku, pelaku mengelak tidak mau bertanggungjawab dengan alasan karena pelaku berstatus mahasiswa. Sedangkan korban merupakan anak putus sekolah. Alasan lain pelaku tidak mau bertanggungjawab juga karena belum lulus kuliah di salah satu perguruan tinggi di Kota Bengkulu.

”Kasus ini masih diproses. Memang laporannya sudah ada, tapi baru korban yang diperiksa. Selanjutnya akan diproses untuk dilakukan pemeriksaan saksi-saksi dan pengumpulan barang bukti,” kata Kapolsek Talo Rabu (21/11) lalu. (444)