Magang Ke Jepang Banjir Peminat

IST/Bengkulu Ekspress
BUKA: Pembukaan seleksi magang ke Jepang di Gedung Serbaguna (GSG) Pemprov Bengkulu, Senin (23/9).

662 Peserta Ikuti Seleksi

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Program magang ke Negara Jepang yang digagas oleh Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah terus diminati oleh pemuda-pemudi di Provinsi Bengkulu. Buktinya, program yang telah berlangsung dua tahun di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bengkulu banjir pendaftar.
Bahkan dalam pembukaan seleksi magang ke Negara Jepang kali ini diikuti oleh 662 Peserta di kabupaten/kota yang ada di Provinsi Bengkulu.

“Disamping bisa dapat pengalaman, magang ke Jepang ini juga jadi wadah kami mengembangkan potensi diri,” terang salah satu perserta dari Kabupaten Bengkulu Tengah, Sarimun Sopli kepada BE, usai pembukaan seleksi magang ke Jepang di Gedung Serbaguna (GSG) Pemprov Bengkulu, kemarin (23/9).

Menurut Sarimun, akan banyak dapat pengalaman di Negeri Sakura tersebut. Tentunya pengalaman kerja yang tidak didapatkan di Indonesia, khususnya di Bengkulu. Untuk itu, dirinya akan berjuang keras, agar bisa lolos dalam seleksi yang diikuti oleh ratusan peserta tersebut. “Saya akan berjuang, agar bisa lulus seleksi. Karena ini kesempatan emas untuk kami,” tambahnya.

Sarimun juga mengucapan terima kasih kepada Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, karena telah memberikan kesempatan kepada dirinya dan pemuda Bengkulu lainnya untuk meningkatkan kualitas keahlian. “Saya ucapkan terima kasih banyak kepada Pak Gubernur karena telah memberikan motivasi, sosialisasi dan kesempatan untuk kami semua. Apa yang kami dapatkan nanti di Jepang (jika lulus) akan kami aplikasikan di Bengkulu,” papar Sarimun.



Sementara itu, Direktur Bina Pemagangan Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker RI), Fachrurrozi mengatakan, program ini sebagai bentuk pengembangan SDM dalam rangka menciptakan tenaga kerja yang efektif dan berkualitas.

Mengingat, banyaknya pengangguran di Indonesia itu atas faktor tidak memiliki skill. Hal itu menjadi salah satu penghambat penyerapan tenaga kerja.“57 persen pekerja kita pendidikan SMP ke bawah, sehingga masuk pasar kerja menjadi sulit. Pelatihan advokasi dan pemagangan menjadi sangat penting, agar anak-anak kita untuk bisa berdaya saing,” ujar Fachrurrozi.

Dari, 662 peserta itu, Fachrurrozi mengatakan peserta akan mengikuti seleksi selama 5 hari kedepan. Hasil seleksi akan diumumkan sekitar 2 pekan setelah seleksi, sembari menunggu arahan dan SK dari Kemnaker RI. “Jumlah yang diterima tentu sebanyak-banyaknya. Bagi peserta yang lolos seleksi akan mengikuti magang di Jepang selama 3 tahun, mendapatkan fasilitas pemondokan, uang saku dan asuransi serta setelah kontrak berakhir mereka akan diberikan modal kerja,” tuturnya.

Disisi lain, Asisten II Setdaprov Bengkulu, Yuliswani SE MM mengungkapkan ada peningkatan jumlah peserta yang beriminat mengikuti program Magang ke Jepang dari tahun ketahun. “Memang peserta yang ikut seleksi jumlahnya terus meningkat. Ini juga sebagai bukti bahwa pemuda-pemudi kita memiliki semangat tinggi untuk mendapatkan ilmu lebih, untuk masa depannya,” terang Yulis.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, menurut Yulis akan tetap komitmen program magang ke Jepang ini bisa terus dilakukan. Tentunya semua pemuda-pemudi di Bengkulu memiliki kesepatan yang sama, agar ikut megang ke Jepang. “Semua memiliki kesempatan yang sama, untuk ikut magang ke Jepang. Semoga bisa fokus untuk ikut seleksi,” tutupnya. (151)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*