Mabuk, Cungkil Kantor Camat Manna

DIPERIKSA: Pembobol kantor camat Manna saat diperiksa penyidik Mapolsek Manna, Kamis (21/1).

MANNA, bengkuluekspress.com – Ri (16) warga Desa Lubuk Sirih, Manna membenarkan jika dirinya salah satu dari 3 pelaku pencurian di kantor Manna, Senin (18/1) dini hari lalu. Remaja putus sekolah yang merupakan residivis ini mengaku sebelum mencuri, dirinya dan kedua rekannya yang saat ini masih kabur yakni Tr dan Og juga warga Kecamatan Manna terlebih dahulu mabuk tuak. Setelah itu uang sudah tidak ada lagi.

“Kami mabuk tuak saat mau mencuri,” katanya.

Dijelaskan Ri, saat melintas di jalan depan kantor Camat, temannya mengajak singgah ke kantor camat. Sedangkan dirinya saat itu masih di atas motor. Lalu saat temannya melihat ke dalam kantor camat, langsung terlihat asa satu unit laptop. Lalu timbul niat untuk mencurinya. Sebab saat itu mereka tidak ada uang. Lalu mereka mencungkil jendela depan. Kemudian dirinya dan Og yang memegangi terali jendela sedangkan yang masuk mengambil laptop Tr. Setelah itu ketahuan oleh penjaga kantor camat. Kemudian dirinya dan rekannya kabur.

“Kami mencuri karena sedang tidak punya uang,” imbuhnya.

Kapolres BS, AKBP Deddy Nata SIK melalui Kapolsek Manna, Ipda Davinsi mengatakan, saat ini kedua pelaku lainnya sudah diketahui identitasnya, anggotanya sudah di lapangan memburu kedua pelaku.

“Dalam waktu dekat kedua pelaku lainnya bisa kami bekuk,” ujarnya.

Sekadar mengingatkan, Senin (18/1) dini hari, Ri dan dua rekannya membobol kantor Camat Manna. Aksi mereka diketahui penjaga kantor Camat, sehingga mereka kabur dan meninggalkan satu unit laptop merk accer dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio Tanpa Plat. Salah satu pelaku Ri berhasil dibekuk Rabu (20/1) sekitar pukul 11:00 wib di lapangan sepak bola kelurahan Kayu Kunyit, Manna. (369)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*