Lulusan PGMI Bisa Daftar Tes CPNS

ilustrasi CPNS
Foto : Ist

LEBONG, Bengkulu Ekspress – Meskipun dalam surat pengumuman penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tenaga pendidikan ahli pertama guru kelas, dengan kualifikasi Pendidikan Sarjana (S1) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong, memastikan masyarakat yang kualifikasi lulusan pendidikan S1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), juga bisa mendaftar. Diketahui, pada penerimaan CPNS Kabupaten Lebong, 2019 ini, dari total 100 kuota yang tersedia, 53 formasi diperuntukan untuk tenaga Guru dengan klasifikasi pendidikan S1, ditambah 2 guru klasifikasi Si Pendidikan Guru Taman Kanak-Kanak (PGTK).

Kepala Bidang (Kabid) Badan Perencanaan dan Pemberdayaan Sumbar Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lebong A Ropik SSos, mengatakan, memang pada pengumuman yang tertulis untuk S-1 PGSD, namum bagi tamatan PGMI dipastikan juga bisa mendapatkan kesempatan untuk menjadi guru di Kabupaten Lebong.

“Jadi silahkan bagi tamatan PGMI untuk mendaftar, kami pastikan tidak ada masalah. Untuk diketahui PGSD dengan PGMI sebenarnya sama,” jelasnya, kemarin (12/11).

Untuk itulah, BKPSDM saat ini sedang bersiap untuk penerimaan berkas para pelamar. Salah satunya yaitu melakukan simulasi proses penerimaan berkas bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. “Dalam pelaksaan penerimaan berkas yang dimulai 14-26 November, tidak mengalami kendala yang berarti,” sampainya.

Simulasi sendiri memang diperlukan. Mengingat dari pengalaman penerimaan CPNS tahun 2018 yang lalu, dimana peserta yang mendaftar mencapai 3000 orang. Sementara untuk tahun 2019 ini, kemungkinan pelamar akan melebihi dari tahun 2018 yang lalu. “Mengingat ada beberapa Kabupaten tetangga yang tidak membuka penerimaan CPNS,” ujarnya.

Dalam penerimaan berkas para pelamar akan dipusatkan di gedung Center Assessmen Tes (CAT) di samping kantor BKPSDM. “Ada 4 loket penerimaan yang kita sediakan,” ucapnya. Adapun 4 loket yang disediakan, yaitu loket pertama diperuntukan bagi pelamar tenaga pendidikan, untuk loket kedua diperuntukan penerimaan berkas pelamar tenaga kesehatan, loket ketiga diperuntukan bgai pelamar tenaga teknis. “Terkhusus loket ke 4 kita sediakan untuk pelamar penyandang Disabilitas yang akan kita buat di dalam kantor BKPSDM,” ujarnya

Dalam kesempatan ini, Ropik mengimbau kepada seleruh masyarakat yang mendaftar sebagai peserta tes CPNS di Kabupaten Lebong tahun 2019, kiranya sebelum mengunggah persyaratan di portal Sistem Seleksi calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN), dapat membaca pengumuman dengan teliti. “Hal tersebut untuk menghindari kesalahan dalam mendaftar dan tidak menyebabkan pendaftar gagal menjadi peserta,” himbaunya.(614)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*