Lulus UN Ditarget Langsung Kerja

ARGAMAKMUR, BE – Selain menargetkan kelulusan mencapai 100 persen Ujian Nasional (UN) 2015, Dr Ir H M Imron Rosyadi MM MSi juga mengharapkan siswa yang lulus di Bengkulu Utara (BU) ditargetkan mendapat pekerjaan, jika tidak melanjutkan ke perguruan tinggi.
“Saya mengharapkan jika nanti ada siswa yang sudah lulus UN jangan sampai tidak mendapat pekerjaan, terkhusus untuk siswa yang tidak melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Saya sudah membicarakan hal ini dengan Kepala Dikbud, jika nanti siswa di Kabupaten BU lulus 100 persen harus ada pertanggung jawabannya. Artinya mereka jangan sampai nganggur setelah lulus UN, saya juga akan berkoordinasi dengan dinas ketenaga kerjaan berapa kuota yang dibutuhkan investor yang masuk ke Kabupaten BU menyerap pekerja,” kata Bupati.
Ditambahkannya, untuk merealisasikan ini, tentunya perlu proses dan tahapan yang panjang. Diperlukan kerja sama beberapa pihak terkait, terkhusus untuk siswa SMK ada sedikit kemudahan jika untuk penyerapan tenaga kerja. Pasalnya dalam pelajaran mereka ada praktek usaha beserta teorinya, pun demikian untuk memanfaatkan keahlian itu harus ada investor yang ingin memanfaatkan keahlian mereka.
Bupati optimis Kabupaten BU, kelulusan yang dicapai UN tahun ini mencapai 100 persen. Lulus 100 persen tidak serta merta 100 persen lulus, karena pada saat pendaftaran UN, siswa yang mengikuti UN tidak sesuai dengan data setelah UN berlangsung. Ada siswa yang sakit, menikah dan Droup Out (DO).
Tercatat dari data Dikbud, 2.814 siswa yang terdaftar mengikuti UN, 17 siswa tidak mengikuti UN. Dari 17 itu, dua siswa masih diberi kesempatan melakukan UN. Untuk yang menikah dan DO terancam tidak mendapat Ijazah. “Mengapa saya katakan tidak bisa lulus 100 persen, karena data siswa yang mendaftar UN tidak sesuai setelah UN berlangsung. Mereka yang tidak mengikuti Un ada yang sakit, sudah mendapatkan jodohnya. Namun saya optimis sisa siswa yang mengikuti UN kali ini bisa lulus 100 persen, karena dari pihak sekolah sudah mempersiapkan dengan matang sebelum UN berlangsung,” imbuh bupati.
Selain menyinggung masalah pekerjaan untuk siswa yang baru lulus UN, ia juga menjanjikan reward khusus untuk siswa lulus UN dengan nilai terbaik. Namun reward itu masih dirahasiakan oleh Bupati, ia akan mengatakan nanti setelah pengumuman kelulusan. (167)