Luka Parah di Kepala, Kadus di Serambi Gunung Akhirnya Meninggal

FOTO DOK/BE – Penyidik Polres Seluma sedang melakukan olah TKP.

TALO, bengkuluekspress.com – Ramlan (49) seorang Kadus di Serambi Gunung, Kabupaten Seluma, akhirnya meninggal dunia. Korban meninggal dunia setelah dibacok oleh Zarnobi (45) yang juga sudah meninggal karena amuk massa.

Ramlan meninggal dunia di RSUD M Yunus Bengkulu setelah sempat kritis dan mendapatkan perawatan intensif. Korban meninggal dunia Senin malam (9/12) sekitar pukul 23.45 WIB. Serta dimakamkan Selasa (10/12) sekitar pukul 09.30 WIB di TPU Desa Serambi Gunung.

Kapolres Seluma AKBP I Nyoman Mertha Dana SIK melalui Kapolsek Talo Iptu Sodri membenarkan mengenai hal itu. Menurut Kapolsek Talo, korban meninggal dunia akibat luka serius di kepala korban. Sehingga mengakibatkan pendarahan dan meninggal dunia.

“Setelah sempat dirawat, kemudian satu korban atas nama Ramlan meninggal dunia. Korban menderita luka serius di bagian kepalanya,” tegas Kapolsek Talo.

Kapolsek Talo mengatakan dari hasil pemeriksaan medis yang dilakukan korban Ramlan selain dibacok juga mengalami cidera serius akibat pukulan batu ke kepala korban.

“Jadi Zarnobi itu badannya besar tinggi, sedangkan korban Ramlan lebih kecil. Ramlan dibekap oleh Zarnobi saat Zarnobi mengamuk. Selanjutnya, kepala Ramlan dipukul menggunakan batu oleh Zarnobi. Sehingga mengalami cidera serius dan pendarahan di bagian belakang kepala,” ujar Kapolsek Seluma.

Menurutnya, Zarnobi secara membabi buta melakukan penganiayaan kepada siapa saja yang ditemuinya. Dengan cara membacok dan memukul menggunakan batu. Sedangkan pemakaman Zarnobi sendiri dilakukan di domisili istri dan telah dimakankan kemarin malam setelah dilakukan visum di RS Bhyangkara.

“Bahkan bibi Zarnobi, atas nama Wasilah yang sedang merumput di halaman juga dibacok di kepala belakangnya. Namun untuk Wasilah saat ini sudah membaik dan dari informasi pihak rumah sakit, sudah diperbolehkan pulang,” ujar Kapolsek Talo.

Sementara itu, untuk kasus hukum selanjutnya akan ditangani oleh Polres Seluma. Termasuk lanjutan untuk pemeriksaan saksi-saksi terkait penganiayaan bersama-sama yang mengakibatkan Zarnobi meninggal dunia. Saat ini masih dalam suasana berduka sehingga belum ada yang dipanggil oleh Polsek Talo maupun Polres Seluma.

“Untuk proses hukum selanjutnya akan ditangani oleh Polres Seluma. Termasuk nanti pemeriksaan saksi-saksinya,” ujarnya lagi.

Keluarga Menerima

Sementara itu, Kades Serambi Gunung Azka Effendi saat ditemui dirumah duka kemarin mengatakan pihak keluarga sudah menerima. Serta tidak akan memperpanjang masalah ini. Korban Ramlan sendiri merupakan Kepala Dusun (Kadus) II Dusun Talang Tinggi Desa Serambi Gunung.

“Korban merupakan kepala dusun. Saat kejadian kebetulan sedang lewat. Sehingga menjadi sasaran amukan Zarnobi. Tapi pihak keluarga sudah menerima kejadian ini,” ujar Azka.

Kades mengatakan, Ramlan selama ini dikenal baik. Bahkan jiwa sosialnya tinggi. Saat ini masyarakat di Desa Serambi gunung juga kondusif. Serta dipastikan tidak akan ada permasalahan lanjutan lagi.

“Baik keluarga Zarnobi maupun keluarga Ramlan dan korban lainnya saat ini sudah memutuskan untuk menerima. Serta tidak akan memperpanjang masalah ini. Semuanya adalah musibah dan sudah diterima,” tegas Azka yang jabatannya sudah habis sejak Selasa (10/12).(333)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*