Longsor Ancam SDN 11 Cursel

CURUP, BE – Hujan deras yang belakangan terjadi di Kabupaten Rejang Lebong mulai berdampak. Hujan yang hampir terjadi setiap hari tersebut membuat sejumlah tanah maupun tebing longsor.
Salah satu tebing yang longsor tersebut berada di Kelurahan Air Putih Baru Kecamatan Curup Selatan. Longsor yang terjadi tersebut mengancam gedung SDN 11 Curup Selatan yang berada di atas tebing.
“Longsor ini terjadi sejak memasuki musim penghujan tahun ini,” ungkap Kepala SDN 11 Curup Selatan, Siti Bandiani SPd.
Longsor yang terjadi tersebut berada tepat di belakang gedung perpustakaan SDN 11 Curup Selatan.  Jarak antara bibir tebing dengan gedung hanya sekitar 1 meter.  Dikhawatirkan jika hujan terus mengguyur Kabupaten Rejang Lebong, sedangkan antisipasi tidak dilakukan, maka longsor akan semakin parah dan mengancam keberadaan sekolah.
“Awalnya dulu di sini ada rumpun bambu, namun ntah siapa yang menebangnya sehingga penahan air tidak ada lagi sehingga terjadi longsor,” jelas Siti.
Terkait dengan ancaman lonsir tersebut, siti mengaku sudah menyampaikan surat pemberitahuan kepada Bupati Rejang Lebong. Selain itu ia juga akan menyampaikan proposal ke Provinsi Bengkulu. Ia berharap baik pemerintah Kabupaten Rejang Lebong maupun pemerintah Provinsi Bengkulu dapat mengantisipasi kemungkinan adanya longsor susulan dengan memasang pelapis tebing.
Untuk bupati Rejang Lebong, suratnya sudah disampaikan pada hari Senin (1/12) lalu, sedangkan untuk proposal ke Provinsi Bengkulu juga sudah mereka kirim.  Surat tersebut juga mereka tembuskan ke Dinas Pendidikan dan BPBD Kabupaten Rejang Lebong.
“Kita hanya berharap agar dipasang pelapis tebing sehingga longsor tidak kembali terjadi. terlepas siapa yang ingin memasangnya itu kewenangan pemerintah apakah melalui dinas PU atau dinas pendidikan,” harap Siti. (251)