Lokasi Wisata Terancam Abrasi

BINTUHAN,BE- Lokasi wisata Mare Sekube Desa Ulak Pandan Kecamatan Nasal kini terancam abrasi. Lokasi wisata itu saat ini  terus digrogoti oleh abrasi Muara Sungai Nasal. Bahkan  aliran Sungai Kulik  Kecil dan Besar kembali tembus ke sungai Nasal. Potensi kerusakan Mare Sekube  semakin besar. “Kalau tidak segera diperhatikan  pemerintah terkait,  saya yakin wisata Mare  Sekube itu mengalami abrasi.”ujar Nasrul (34), warga sekitar Kecamatan Nasal, kemarin.
Sementara itu, Sekdes Ulak Pandan Johan Satri, membenarkan  kondisi lokasi pantai   sedang dikemas untuk wisata ini memang terancam. Pemerintahan desa terus memantau dan berupaya untuk menjaga lokasi ini supaya jangan sampai rusak. Selain lokasi ini merupakan aset desa. Untuk membuat hutan cemara bukanlah mudah. Memerlukan biaya yang waktu lama.
“Jujur saja jika bukan karena program pemerintah. Saya yakin  hutan cemara ini tidaklah ada seperti sekarang. Karena untuk biaya pembelian biti dan upah yang diperlukan. Kami masyarakat setempat belum mampu secara swadana,” jelasnya.(618)