Liverpool Vs Barcelona

Foto : IST

Perlawanan Hingga Akhir

LIVERPOOL Kekalahan 0-3 dari Barcelona di leg pertama, membuat beban Liverpool di leg kedua babak semifinal Liga Champions bakal terasa berat. Meski dimainkan di Anfield, defisit tiga gol, dan tanpa modal gol tandang adalah kenyataan pahit yang harus ditelan pasukan Jurgen Klopp. Apalagi, Barcelona datang ke Liverpool dengan kekuatan terbaik mereka. Luiz Suares, Lionel Messi dan Andre ter Stegen dalam kondisi siap seratus persen dalam pertempuran hidup dan mati itu.

Berbeda dengan Liverpool. Mereka tampil dengan kondisi kurang komplet. Bintang asal Mesir Mohammed Salah masih diragukan untuk bisa tampil membela The Reds dinihari nanti. Demikian juga dengan Adam Lallana.Di lini depan, kemungkinan besar Klopp akan mengandalkan Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Xherdan Shaqiri. Hingga saat ini, kondisi Mo Salah masih cukup meragukan paska benturan di kepala saat melawan Newcastle.

Meski demikian Kapten Liverpool Jordan Henderson mengingatkan bahwa mereka belum menyerah. Dia menegaskan, bahwa timnya paham betul apa yang harus mereka lakukan saat menjamu Barcelona nanti.”Tentu saja kami tidak senang dengan hasil akhirnya (kalah 0-3 di leg pertama), tetapi kami masih yakin dengan kekuatan kami. Dan itu membuat kami cukup percaya diri untuk melewati ini semua. Kami akan melakukan perlawanan hingga pertandingan terakhir, kata Henderson diSky Sports.

Hal yang sama diutarakan bek Dejan Lovren. Pemain asal Kroasia itu meyakini, jika masih ada asa bagi juara Liga Champions lima kali itu untuk lolos dari lubang jarum. Kekalahan di Camp Nou lalu, membuat saya emosi dan haus (balas dendam). (Karena itu) kami akan menunjukkan sesuatu yang spesial di Anfield nanti, kata Lovren seperti dikutip Independent.

Kami punya pemain-pemain besar, dan pemain besar seperti ini, biasanya akan bersinar di laga besar, dan malam semifinal di Anfield inilah salah satu momen yang tepat bagi mereka (untuk bersinar), ujar pemain 29 tahun itu.Di laga dinihari nanti, Liverpool punya bekal yang cukup baik. Mereka tak terkalahkan dalam 21 laga kandang terakhirnya di Eropa, mencatat 15 kali kemenangan dan enam kali seri. Liverpool baru kalah sekali di Anfield di semua kompetisi musim ini, dan selalu menang dalam 6 laga kandang yang terakhir.

Liverpool hanya menang 5 kali dalam 17 laga kandang terakhirnya melawan klub-klub Spanyol, mencatat 5 kali kemengan, 7 kali seri dan 5 kali kalah. Di kubu Barcelona, duet maut Lionel Messi dan Luis Suarez dipastikan bakal menjadi momok mengerikan di lini pertahanan Liverpool. Di laga sebelumnya melawan Celta Vigo, pelatih Barcelona Ernesto Valverde sengaja mengistirahatkan Messi dan Suarez serta beberapa pemain intinya agar bugar saat melawan Liverpool.

Barcelona baru kalah 4 kali dalam laga-laga tandangnya di semua kompetisi musim ini. Mereka mencatat 16 kali menang, 7 kali imbang dan empat kali kalah. Barcelona cuma menang 2 kali dalam laga-laga tandangnya di semifinal Liga Champions.

Barcelona menang 12 kali dan hanya kalah 1 kali dalam 16 laga terakhirnya melawan klub-klub Inggris di Eropa. Barcelona mencatat 12 kali kemenangan, 3 kali seri. Barcelona selalu menang dalam dua laga terakhirnya melawan Liverpool di Anfield.

Kami sangat yakin dengan kekuatan kami. Namun kami tetap harus berhati-hati karena mereka adalah tim besar dengan sejumlah pemain hebat, kata Ernesto Valverde di Marca. (ruf/fin/wsa)