Listrik PDAM Manna Diputus PLN

MANNA, BE – PT PLN Ranting Manna Bengkulu Selatan (BS) mengambil langkah pemutusan sambungan listrik ke PDAM BS. Ini dilakukan lantaran perusahaan BUMD itu menunggak tagihan listrik hingga 3 bulan lamanya.

“Sudah kami putus jam 11.00 tadi (kemarin),” kata Manager PLN Ranting Manna BS Taufiq Dwi Nurcahyo ST, kemarin.
Tunggakan listrik yang belum dibayar mulai dari periode September, Oktober dan November. Nilainya mencapai Rp 161 juta. Surat pemberitahuan sudah disampaikan sejak September lalu. PDAM lantas berjanji akan membayar pada akhir Oktober lalu. Alasannya setelah APBDP 2012 ketuk palu. Kenyataannya pembayaran itu tidak terjadi.
“Kami sudah berikan toleransi. PDAM tetap tidak bisa membayar tunggakan. Terpaksa kami memutus arus listrik,” ucapnya.
Dengan begitu, terhitung kemarin, PDAM tidak lagi dialiri listrik. Selain saluran kabel diputus, KWH meter PDAM juga disegel. “Untuk penyambungan kembali baru dapat kami lakukan jika tunggakan listrik dilunasi,” terangnya.
Sementara itu Mantan Direktur PDAM Ir Sumanto MM menyayangkan adanya pemutusan aliran listrik ke PDAM itu. Kondisi ini membuat distribusi air PDAM ke rumah-rumah warga tidak dapat dilakukan lagi. Sebab mesin penyedot air dan mesin penyalur air ke rumah konsmen menggunakan tenaga listrik. Untuk itu dirinya berharap agar Direktur PDAM yang baru Mirzan Efendi dapat segera mencarikan solusi.
“Kok bisa ada tunggakan sebesar itu dan juga ada pemutusan arus listrik. Ini harus segera diselesaikan agar warga bisa menikmati air PDAM lagi,” ucapnya.
Di bagian lain warga Kota Manna Arman merasa terkejut atas terhentinya aliran air PDAM ke rumahnya. Selama ini aliran air PDAM terbilang lancar. Akibatnya ia terpaksa menimba air sumur kembali. “Kami tidak pernah telat bayar rekening PDAM. Kami berharap PDAM bisa segera mengatasi persoalan ini. Sebab kami sebagai pelanggan dirugikan,” pungkasnya. (369)