Linda Balon Walikota Terkaya

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Bakal Calon Walikota Bengkulu, H. Helmi Hasan yang selama ini diisukan paling kaya, rupanya masih kalah dibandingkan dengan kekayaan yang dimiliki Patriana Sosialinda yang mencapai Rp 13,9 Miliar. Sedangkan Helmi Hasan Rp 5,6 miliar, disusul Erna Sari Dewi sebesar Rp 2,7 miliar. Daftar kekayaan ini terdata secara online di elhkpn.kpk.go.id maupun secara offline atau melalui pengiriman formulir LHKPN Macro Excel kepada KPK, baik secara langsung atau email lhkpn@kpk.go.id.

Menurut Pengamat Politik Universitas Bengkulu, Mirza Yasben MSoc SC, bagi setiap orang yang menjadi bakal calon kepala daerah wajib menyampaikan LHKPN sebelum ditetapkan sebagai calon.

“Kalau berkenaan dengan orientasi atau sikap pemilih, kekayaan itu tidak berpengaruh. Walaupun orang itu kaya banyak hartanya, bukan berarti pasti dipilih. Begitu juga dengan orang yang sedang-sedang saja bisa jadi banyak dipilih. Artinya kekayaan ini tidak menentukan,” kata Mirza Yasben kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (17/1).

Diketahui, data yang tercantum dalam website resmi KPK tersebut merupakan data baru dilaporkan belum lama ini, seperti Ir Patriana Sosia Linda sebesar Rp 13.949.000.000 yang dilaporkan pada tanggal 8 Januari 2018, kemudian Helmi Hasan sebesar Rp 5.645.954.976 yang dilaporkan pada tanggal 9 Januari. Sedangkan Calon Walikota lainnya yakni Erna Sari Dewi sebesar Rp 2.437.000.000 yang dilaporkan pada tanggal 8 Januari.

Sementara untuk calonnya seperti David Suardi sebesar Rp 279.918.225, kemudian Bakhsir Rp 264.152.777, Dedy Wahyudi sebesar Rp 2.437.000.000, Mirza Murman sebesar Rp 532.200.000.
Sementara untuk daftar kekayaan balon lainnya seperti Jahin, Khairunisyah dan Ahmad Zarkasi belum terdata di dalam website resmi LHKPN tersebut.

“Kalau kita melihat Helmi Hasan, tentunya kekayaan dia tidak terlalu mencolok selama menjadi Walikota. Sebab, seperti di daerah lain pernah diperiksa kekayaannya berlipat ganda. Tapi kalau kita lihat kekayaan, Rp 5 miliar dimiliki Helmi sekarang, berarti memang pemimpin yang relatif bersih,” jelasnya.

Menurutnya, yang menjadi pengaruh dalam kemenangan Pilwakot ini adalah suara masyarakat yang mampu diambil simpati nya melalui penawaran program-program kerja calon pemimpin daerah, sekaligus visi misi dan tujuan yang akan diwujudkan oleh calon pemimpin tersebut.

Sehingga, yang harusnya menjadi fokus utama masyarakat ini adalah mempelajari rekam jejak setiap calon yang ada, serta menggali informasi sedalam-dalamnya tentang sosok calon pemimpin tersebut. Serta mempertimbangkan program-program yang nantinya akan ditawarkan kepada masyarakat pada masa kampanye. Begitu juga dengan seorang calon Walikota dan Wakil Walikota, harus mampu mengambil rasa simpati masyarakat, kepercayaan dan mampu menyakinkan bahwa program-program yang ditawarkan akan mampu diwujudkan dalam memajukan Kota Bengkulu.

“Pemilih ini melihat siapa figur yang menjaminkan kesejahteraan, seperti memajukan daerah, pembangunan, serta sosok yang mampu memberikan kemanfaatan bagi masyarakatnya. Nah, ini yang harusnya dipelajari oleh pemilih, dan ini pula yang harus diperjuangkan oleh calon kepala daerah,” pungkasnya. (805)

No Kekayaan Balon Walikota
Balon Kekayaan
1 Ir Patriana Sosialinda Rp 13,9 Miliar
2 Helmi Hasan Rp 5,6 Miliar
3 Erna Sari Dewi Rp 2,7 Miliar
4 David Suardi Rp 279 Juta
5 Jahin Liha Bustami Belum Lapor

 

No Kekayaan Balon Wakil Walikota
Balon Kekayaan
1 Dedy Wahyudi Rp 2,4 Miliar
2 Mirza Murman Rp 532 Juta
3 Bakhsir Rp 264 Juta
4 Khairunisyah Belum Lapor
5 Ahmad Zarkasih Belum Lapor