Lima SMP Minim Pendaftar

large-sekolah-01
Foto : IST

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Dari 25 sekolah jenjang SMP di kota Bengkulu, yang menerapkan sistem penerimaan peserta didik online, tidak semuanya beruntung. Dari laman http://bengkulukota.sia-ppdb.com terlihat ada lima sekolah yang berada di kawasan perbatasan antara kota/kabupaten umumnya masih minim pendaftar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu Dra Hj Rosmayetti MM menuturkan,”Kondisi ini wajar terjadi, karena pada umumnya orang tua masih menginginkan anak-anaknya didaftarkan ke sekolah favorit dan dekat dari rumahnya. Selain itu, tingkat padat penduduk juga mempengaruhi pendaftaran.”

Kelima sekolah yang masih minim pendaftar antara lain, SMPN 8 jumlah pendaftar baru 92 orang, sedangkan daya tampung yang disediakan sekolah sebanyak 148 orang. Berikutnya, SMPN 22 baru ada 73 pendaftar dari daya tampung 115 orang, SMPN 23 masih nihil pendaftar sedangkan daya tampung diperlukan hanya 25 orang, SMPN 24 pendaftar baru 39 orang daya tampung diperlukan 115 orang dan SMPN 25 daya tampung diperlukan 86 orang dan pendaftar baru 37 orang. Masih minimnya pendaftar diduga selain tempatnya jauh, juga kalah bersaing dengan sekolah yang lain.

Sebenarnya ke lima sekolah ini telah didukung zona kelurahan terdekat, misalnya SMPN 22, ada tiga kelurahan pendukung, yaitu kelurahan Bentiring/Bentiring Permai, Pematang Gubernur dan Kelurahan Surabaya. Begitu juga dengan SMPN 23 justru diapit empat kelurahan yaitu Teluk Sepang, Sumber Jaya, Padang Serai dan Kelurahan Kandang. Usai pelaksanaan PPDB, pihaknya melakukan evaluasi sehingga ada pemerataan pendidikan nantinya.

Minimnya pendaftar di salah satu sekolah di Kota Bengkulu, juga diunggah di media sosial dari akun Djonsiscko Thommy. Ia menuliskan “Hari ke 3 PPDB tetap dimulai dari angka 0 kayak di Pom bensin,”. Sekolah satu atap di kota Bengkulu itu belum mampu menjadi idaman hati masyarakat, serta harus bersaing dengan dua sekolah yang tergolong baru yaitu di SMPN 19 dan SMPN 25 kota Bengkulu. (247)