Lima Karyawan Perusahaan Perkebunan di BU dan 2 Anaknya Positif Covid-19


IST/BE
Proses pemakaman seorang warga Kecamatan Marga Sakti Seblat Kabupaten Bengkulu Utara (BU) yang dinyatakan postif Covid-19 setelah dirawat di RSUD M Yunus, Rabu (31/3)

ARGA MAKMUR,bengkuluekspress.com – Berdasarkan hasil tracing yang dilakukan oleh pihak Tim Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Kabupaten Bengkulu Utara (BU) terhadap karyawan perusahaan perkebunan di Ketahun terus mengalami penambahan kasus. Sebabper tanggal 31 Maret, diketahui kembali sebanyak tujuh orang terkonfrimasi positif Covid-19. Rinciannya lima orang diantaranya merupakan karyawan perusahaan tersebut dan dua orang lagi merupakan anak dari karyawan tersebut. Hal tersebut disampaikan langsung oleh tim Satgas Covid-19 BU, Ujang Ismail SKM MPh pada press rilisnya, Rabu (31/3).
“Ya, dari hasil ini kembali sebanyak tujuh orang terkonfrimasi positif covid-19. Dimana dari ketujuh tersebut dua diantaranya merupakan anak dari karyawan perusahaan itu sendiri,”kata Ujang.

Menurutnya, dengan terusnya bertambah kasus ini, sehingga perusahaan tersebut kembali di lockdown sementara selama sepekan kedepan. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir penyebaran covid-19 di cluster kerja. Selain itu juga, Sekolah Dasar (SD) yang berada di daerah perusahaan tersebut yang menjadi tempat sekolah dua orang anak terkonfrimasi positif juga dilockdown sementara.
“Dengan terusnya bertambah karyawan perusahaan tersebut yang terkonfirmasi positif, otomatis perusahaan tersebut kembali dilockdown begitu juga sekolah dasar tempat 2 anak yang terkonfrimasi positif juga dilockdown,”ungkapnya.

Selain ada penambahan kasus baru, Ujang juga menyampaikan, bahwa satu orang warga Kecamatan Marga Sakti Seblat yang dirawat di RSUD M Yunus meninggal dunia positif covid-19. Sehingga dengan bertambahnya kasus meninggal dunia ini, total kasus meninggal dunia di Kabupaten BU menjadi 18 kasus. Namun menurutnya untuk pasien meninggal ini belum secara resmi dirilis oleh pihak Satgas provinsi Bengkulu.
“Pasien ini belum secara resmi dirilis oleh pihak Satgas Covid-19 provinsi. Namun datanya sudah kita terima, untuk pasien senidiri sudah makamkan di tempat pemakaman sesuai standar prokes pagi tadi,”ungkapnya.

Lebih lanjut Ujang pun menuturkan, dengan kembali adanya tambahan kasus ini, total pasien terkonfirmasi positif covid-19 di BU mencapai diangka 330 kasus. Sedangkan kasus sembuh sebanyak 273 kasus setelah ada penambahan 6 kasus. Untuk kasus meninggal dunia menjadi 18 kasus setelah kembaki adanya tambahan satu kasus. Sedengkan untuk pasien yang masih dalam pemantauan 39 orang.
“Dengan terus meningkatnya kasus ini, kami terus mengimbau kepada masyarakat untuk bisa lebih disiplin dalam menjalankan prokes dan jangan menganggap remeh virus ini serta menjadikan alarm yang wajib dipahami oleh semua msyarakat,”tandasnya.(127)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*