Lima Karyawan DPP Kaur Digulung Ombak

IRUL/BE
RAWAT: Salah satu korban yang sempat terseret ombak saat mancing menjalani perawatan di Puskemas Linau, Sabtu (26/4) malam.

MAJE, Bengkuluekspress.com – Gelombang tinggi di perairan laut selatan Pelabuhan Linau Kecamatan Maje Kabupaten Kaur, Sabtu (25/4) malam, nyaris menelan korban jiwa. Hantaman ombak besar itu nyaris menewaskan lima karyawan PT Dua Putra Perkasa (DPP) yang sedang memancing ikan di atas dermaga Linau itu. Beruntung para korban dapat menyelamatkan diri dengan cara berenang ke bibir pantai tersebut.

“Lima karyawan tambak udang DPP ini nyaris tewas karena terseret ombak saat sedang mancing ikan diatas dermaga Linau,” kata Kapolres Kaur, AKBP Puji Prayitno SIK MH melalui Kapolsek Maje, IPDA Cahya Tuhuteru STrk, kemarin (26/4).

Data terhimpun BE, kejadian itu sekitar pukul 20.30 WIB bermula dari lima karyawan DPP atau tambak udang Linau bernama Sarip (25), warga Lampung, Geri (27), warga Lampung, Dominus (30), warga Nusa Tenggara Timur (NTT), Ikram (33), warga Palembang dan Asep (29) warga Desa Sambat Kecamatan Maje, datang ke Dermaga Baru Linau dengan tujuan untuk memancing ikan di sekitar dermaga. Dimana sebelum memancing kelima karyawan tersebut meminta izin kepada penjaga dermaga saudara Yulian untuk memancing di lokasi tersebut dan saudara Yulian memperbolehkan mancing, tapi jangan memancing di dermaga yang baru.

Akan tetapi setelah diizinkan masuk ke dalam dermaga tersebut, kelima orang karyawan tersebut memancing di dermaga baru yang telah dilarang sebelumnya oleh penjaga dermaga. Nah pada saat kelima karyawan tersebut sedang memancing, tiba-tiba datang ombak besar yang langsung menghantam dermaga tersebut sehingga kelima orang tersebut terseret arus dan hanyut. Salah satu korban hanyut, Sarip, dapat berenang ke bibir pantai dan menghubungi temannya yang ada ditambak untuk meminta pertolongan, dan akhirnya para korban berhasil diselamatkan. Atas kejadian itu, salah satu korban Dominggus harus menjalani perwatan di Puskemas Linau.

“Untuk semua korban telah ditemukan dan dalam keadaan selamat. Tapi salah satu korban Dominggus dirawat di Puskesmas Linau karena masih lemas terlalu banyak minum air, dan untuk empat korban lainnya telah dikembalikan ke tambak udang karena tidak perlu dirawat,” terang Kapolsek.

Ditambahkan Kapolsek, dengan kejadian yang nyaris membuat lima karyawan DPP nyaris tewas ini, ia menghimbau kepada warga dan nelayan agar lebih waspada lagi. Sebab dengan kondisi cuaca seperti ini sangat membahayakan pemancing dan nelayan dalam mencari ikan.

“Kita imbau kepada warga yang sering mancing di dermaga itu agar mengikuti aturan dan jangan macing di dermaga baru, karena kondisi cuaca seperti sangat bahaya sekali,” imbaunya. (618)