Lima Desa Tergenang Banjir

banjir
Jefryy/Bengkulu Ekspress – Kondisi banjir di lima desa di Kecamatan Semidang Alas Maras (SAM).

SAM, Bengkulu Ekspress-Curah hujan yang tinggi kemarin sedari pukul 15.00 hingga malam hari, membuat sejumlah kawasan di kabupaten Seluma di landa banjir akibat meluapnya air dari sungai.

Akibatnya ratusan rumah warga tergenang banjir, seperti di Desa Maras Tengah sebanyak 95 rumah, Desa Serian Bandung 35 rumah, Desa Talang Alai 109 rumah, Desa Talang Kemang 101 rumah dan Desa Jambat Akar 135 rumah. Tidak ada korban jiwa atas kejadian ini, namun kerugian terbesar adalah hasil pertanian warga yang sudah dipanen di desa Talang Kemang.

“Air naik ini pukul 22.00 WIB setin ggi lutut orang dewasa. Tidak ada korban jiwa serta bantuan sembako dari dinas sosial dan Bupati Seluma sudah di terima dan sekarang masih dalam pendistribusian,”tegas camat Semidang Alas Maras, Mahardidinata Mpd kepada Bengkulu Ekspress kemarin.

Dijelaskan, jika Tim dari Badan Penanggulangan Bendaca Daerah(BPBD) beserta Dinas Sosial sudah dilapangan guna mendata jumlah korban akibat banjir tersebut. Termasuk juga melakukan pemberian bantuan kepada kepala keluarga(KK) yang rumahnya terkena banjir.

Jefryy/Bengkulu Ekspress – Kondisi banjir di lima desa di Kecamatan Semidang Alas Maras (SAM).

Hanya saja, dalam kejadian ini kerugian terbesar adalah dari hasil pertanian warga yang terseret banjir setelah padi hasil panen warga ikut terbawa arus. “Untuk jumlah berapa banyak kita belum bisa di ketahui jumlah namun dinas pertanian masih mendata,”terangnya.

Disampaikan, hingga pukul 14.00 WIB sebagian besar rumah warga yang tergenang banjir dadakan tersebut sudah mulai susut. Sedangkan aktifitas warga saat ini sudah mulai membersihkan bekas bekas banjir tersebut. Diceritakan, camat, jika dini hari pukul 01.00 WIB air banjir terus meningkat hingga lutut orang dewasa.

Namun pagi hari pukul 07.00 WIB kondisi air semakin surut 30 CM dan puncak surutnya pukul 11.00 WIB kemarin air benar-benar surut.



“Jika di kalkulasikan sekitar 465 rumah warga yang tergenang banjir ini, Serta kita juga tengah melaporkan kepada pihak terkait,”imbuhnya.

Camat menambahkan, kondisi terkini juga warga rumahnya yang tergenang ini juga kewalahan akan air bersih. Mengingat bkondisi air sumur warga sendiri sudah dipenuhi oleh lumpur akibat banjir dadakan dan ini kerap terjadi dikala hujan lebat.“Ini merupakan luapan dari sungai maras yang curah hujan tinggi kemarin sore hingga malam,”sampainya.(333)