Li Na Resmi Gantung Raket

WUHAN – Dua kali juara Grand Slam asal Tiongkok, Li Na akhirnya resmi pensiun. Dalam surat terbukanya, Li Na mengatakan tak kuasa lagi melawan cedera lutut berkepanjangan, yang membuatnya tak bisa mendapatkan performa terbaik.

“Ini (pensiun) adalah keputusan yang tepat buat saya dan keluarga. Saya sudah memikirkan selama berbulan-bulan, dan saya yakin ini hal yang tepat dan terbaik buat saya,” kata Li Na dalam suratnya, seperti dilansir dari Sports Mole, Jumat (19/8).

Li Na yang berusia 32 tahun itu, adalah petenis Asia yang paling sukses, setelah menjadi orang pertama yang memenangkan gelar tunggal Grand Slam pada tahun 2011 di Prancis Terbuka. dan Australia Terbuka awal tahun ini.

Li Na melakoni operasi lutut pada Juli lalu, dana setelah itu menepi dari lapangan. “Setelah empat operasi lutut dan ratusan suntikan mingguan ke lutut saya, tubuh saya seperti memohon untuk berhenti. Sekeras apapun hati atau kemauan saya untuk berada di dalam lapangan, tubuh saya mengatakan saya sudah tidak mampu bersaing di tingkat atas,” imbuh Li Na.

Meski resi gantung raket, Li Na menyebutkan akan tetap aktif di dunia tenis. “Saya berencana membuka akademi tenis di sini (Tiongkok),” pungkasnya. (adk/jpnn)