LHP 4 Desa Dipelajari


Gusnan Mulyadi SE MM

KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress – Pelaksana tugas (plt) Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi SE MM mengatakan, saat ini laporan hasil pemeriksaan(LHP) 4 Desa di Kecamatan Bunga Mas sudah diterimanya, dari Inspektorat Bengkulu Selatan. Hanya saja belum sempat dibacanya.

“ LHP sudah saya terima, secepatnya akan saya pelajari,” katanya.

Gusnan mengaku, LHP tersebut diterimanya dari inspektorat setelah dirinya bertemu dengan inspektorat membahas pengaduan ratusan warga yang datang ke rumah dinasnya beberapa waktu lalu. Hanya saja, dirinya belum tahu apakah isi LHP tersebut.Gusnan menjelaskan, jika nanti dalam LHP tersebut ada temuan kerugian negera, maka ada batasan waktu hingga 60 hari bagi kepala desa untuk mengembalikannya ke kas daerah.



Namun jika tidak dikembalikan, maka masalah tersebut akan dilimpahkan ke aparat penegak hukum. Hanya saja, jika dalam LHP tersebut hanya ditemukan kesalahan administrasi, kades hanya diwajibkan memperbaiki administrasi tersebut. “ Lain halnya nanti, jika ada indikasi kecurangan dari pihak inspektorat dalam melakukan audit, tentu hal itu butuh pembuktian,” ujarnya.

Sebab, sambung Gusnan dalam pengaduan warga, ada dugaan kades bermain mata dengan oknum tertentu, sehingga sudah 2 tahun lebih kasus tersebut belum tuntas. Namun demikian, terkait indikasi kecurangan ini, harus ada bukti. Sehingga jika ada bukti kecurangan dalam melakukan audit, maka dirinya akan memerintahkan inspektorat Bengkulu Selatan melakukan audit ulang.

“ Saya pelajari dahulu, jika nanti ada kecurigaan, saya akan turunkan lagi tim ke desa-desa itu untuk melakukan audit ulang,” terang Gusnan.

Sebelumnya, warga 4 desa di kecamatan Bunga Mas, yakni Gunung Kayo, Kuripan, Padang Nibung dan Talang Indah mendatangi DPRD Bengkulu Selatan kemudian menemui plt Bupati di rumah dinas wabup Senin (11/2) lalu. Mereka meminta kejelasan pengusutan pengaduan mereka 2 tahun lalu. Sebab sampai saat ini belum ada kepastiannya apakah kades melanggar hukum atau tidak dalam pengelolaan keuangan desa. (369)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*