Lelang Mobnas Termurah Rp 2 Juta

mobnas_kndaraan-dinas-kabupaten-mukomuko
Foto ; IST

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Jika tidak ada aral melintang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu akan melelang mobil dinas (Mobnas) di tahap ketiga. Mobnas yang dilelang akan diobral dengan harga murah. Paling murah, mobnas itu akan dijual dengan limit berkisar Rp 2 juta perunit. Sementara harga termahal, diperkirakan sekitar Rp 50 juta. Kepala Badan Pendapatan dan Keuangan Daerah (PBKD) Provinsi Bengkulu, Heru Susanto SE MM mengatakan, lelang mobnas itu ditarget akan dilakukan pada bulan Agustus mendatang.

“InsyaAllah Agustus sudah kita mulai lelangnya,” terang Heru kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (20/7).

Ditambahkannya, dijual dengan harga murah itu, agar Mobnas yang dilelang bisa laku. Sebab, jika dengan harga mahal, dikhawatirkan Mobnas tersebut tidak laku, seperti lelang sebelumnya. Mengingat saat ini, kondisi Mobnas juga tidak semua baik atau dengan keadaan rusak. “Target kita Mobnas itu semua laku,” ungkapnya.

Menurut Heru, harga limit sudah dihitung oleh pihak Kantor Jasa Penilaian Publik (KJPP). Saat ini, harga limit lelang Mobnas itu sudah diserahkan kepada Plt Gubernur, untuk dikeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub). Ketika Pergubnya telah ditandatangani, maka proses lelang akan segera dilakukan. “Kita tinggal menunggu Pergub-nya saja. Secara teknis, kita sudah siap,” tambah Heru.



Mobnas yang akan dilelang itu ada sebanyak 45 unit. Diantaranya seperti mobnas merek Toyota Kijang, Isuzu Panther, Mitsubishi L-300, Mitsubishi Kuda, Sedan Volvo, Kijang Pickup, Daihatsu Taft, Sedan Timur, Daihatsu Reroza Jeep dan jenis mobnas lainnya. Dari 45 unit mobnas yang akan dilelang, 15 unitnya akan dilakukan penjualan langsung. Sebab, kondisi mobnas 15 unit itu sudah tidak laku lagi pada lelang tahap kedua lalu.

“Ada yang akan kita jual langsung. Karena sesuai dengan aturan, jika tidak laku pada lelang sebelumnya bisa dijual langsung. Pertimbangan kita daripada mobnas itu tidak laku,” tegas Heru.

Untuk teknis mobnas yang akan dilelang, pemprov akan melakukan lelang secara online. Lelang itu tentu bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Provinsi Bengkulu. “Seperti tahun lalu, lelang online. Mudah-mudahan bisa terealisasi secepatnya,” tandasnya. (151)