Lelang, Aset Mess Pemda Dipisah

DOK/Bengkulu Ekspress 
Pemerintah Provinsi Bengkulu akan melelang ulang pemanfaatan Mess Pemda yang berdiri megah di kawasan wisata Tapak Paderi dan Benteng Marlborough, Kota Bengkulu ini.

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Setelah gagal di lelang, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu sedang mempersiapkan teknis lelang gedung Mess Pemda yang berada di wilayah wisata Tapak Padri Kota Bengkulu. Dalam rencana lelang itu, aset Mess Pemda berupa gedung dan lahan akan dipisah sistem pengelolahan lelangnya. Kepala Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Bengkulu, Syahrul Azwari mengatakan, dalam rencana lelang itu, untuk gedung Mess Pemda akan dilakukan sistem Kerjasama pemanfaatan (KSP). Kemudian untuk lahannya sendiri, sistem kerjasama lelangnyo dengan sistem Bangun Guna Serah (BGS).

“Rencananya nanti, asetnya akan dipisah pada sistem lelang. Bangunan dan lahan berbeda sistem kerjasamanya,” terang Sahrul kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (10/3).

Dikatakannya, jika nilai aset berupa bangunan dan lahan itu sampai Rp 60 miliar. Maka pada nilai lelang nanti akan dibagi, hanya saja nilainya limit masing-masing aset itu akan dihitung ulang.

“Nanti dihitung lagi,” paparnya.  Sahrul mengatakan, pembedanya dalam sistem lelang itu, jika KSP gedung Mess Pemda yang sudah terbangun itu akan langsung dikerjasamakan dengan pihak ketiga dengan batas waktu tertentu sesuai dengan kesepakatan. Lalu untuk lahan dengan sistem kerjasama BGS ialah, lahan yang ada disekitar Mess Pemda itu akan didirikan bangunan dan/atau sarana, berikut fasilitasnya, kemudian didayagunakan oleh pihak ketiga dalam jangka waktu tertentu.



“Perubahan sistem inilah yang akan kita lakukan,” terangnya.

Dalam lelang nantinya, satu perusahaan boleh mengabil dua aset itu untuk dimanfaatkan. Namun jika berat, satu perusahaan panawar lelang bisa mengambil satu aset untuk dikerjasamkan.  “Boleh ambil satu, juga boleh ambil semua. Asal tidak berat,” tambah Sahrul. Untuk itu, Sahrul menargetkan, proses lelang itu akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Pemprov saat ini, masih mempersiapkan secara teknis lelang tersebut.  “Dalam waktu dekat, proses lelang sudah bisa kita mulai,” paparnya.  Proses yang akan dilakukan sacara cepat ini, mengingat Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah meminta agar tahun ini sudah ada pihak ketiga yang mengelolah bangunan Mess Pemda tersebut.  “Target kita, Juli sudah ada pemenangnya,” tutup Sahrul. (151)