Lebong Tambah Modal Bank Bengkulu Rp 5 M

TUBEI, BE – Pemkab Lebong berupaya menambah pendapatan asli daerah (PAD) dari torehan dividen Bank Bengkulu. Tahun ini, sebanyak Rp 5 miliar tambahan modal disetorkan ke bank pelat merah itu.

“Penyertaan modal ke Bank Bengkulu yang seharusnya dilakukan tahun 2011 lalu tidak terealisasi. Ini terkendala Peraturan daerah tentang pernyertaan modal yang saat itu belum ada,” ucap Wabup Lebong Panca Wijaya dalam sidang paripurna DPRD Lebong, kemarin.

Tahun ini dengan adanya payung hukum penyetoran modal, Pemkab menambah modal Rp 5 miliar. Harapannya, tambah Wabup, akan menambah besaran dividen yang didapatkan daerah.”Mudah-mudahan ini akan meningkatkan jumlah PAD kita,” terangnya.

Kendala lain peningkatan PAD, target sektor penjualan hasil pertanian tidak terpenuhi. Pendapatan panen padi, produksi buah manggis dan pembibitan jeruk gerga tidak terpenuhi secara maksimal. “Faktor cuaca dan musim kemarau sangat berpengaruh besar,” tambahnya.

Solusi yang kini dirancang, Pemkab akan membentuk tim percepatan PAD. Tim ini akan menggali potensi PAD yang selama ini minim maupun belum tergarap.”Pengawasan akan dilakukan secara ketat dan terukur. Dengan begitu target-target yang dipatok bisa dicapai. Tentunya juga mengawasi kebocoran setoran,” pungkasnya.(777)