Lebong Kembali Berlakukan Sistem Daring


ERICK/BE
SEKOLAH: Tampak para siswa di Kabupaten Lebong akan pulang ke rumah setelah masuk sekolah di hari pertama kegiatan KBM semester 2.

LEBONG, bengkuluekspress.com – Mengingat belum adanya kepastian berhentinya wabah covid-19, seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Lebong kembali memutuskan menerapkan sistem kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan sistem daring mulai tanggal 05-16 Januari 2021.
Dimana dihari pertama masuk semester baru pelaksanaan KBM yang dimulai hari Senin (04/01), seluruh sekolah mulai dari tingkat paling dasar hingga SMA sederajat di Kabupaten Lebong kembali masuk melakukan KBM secara tatap muka. Namun sebagian besar pihak sekolah yang ada di Kabupaten Lebong tidak melaksanakan kegiatan belajar mengajar, melainkan melaksanakan kebersihan sekolah.
Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 02 Lebong, Zulkifli T SPd mengatakan, bahwa sebelumnya di hari pertama masuk sekolah pihaknya meminta seluruh siswa untuk datang ke sekolah.
“Semua siswa kita hadir yang saat ini berjumlah 251 orang masing-masing kelas VII sebanyak 88 orang, kelas VIII 91 orang dan kelas IX sebanyak 72 orang,” ucapnya.

Akan tetapi, sambungnya, untuk sistem kedatangan para siswa hanya dibatasi selama 1,5 jam atau dengan sistem shift. Dimulai dengan kedatangan kelas VII, setelah itu kelas VII pulang digantikan dengan kelas VIII dan kemudian kelas IX.
“Sistem sifth sendiri kita laksanakan sejak semester I dan masih kita berlakukan pada saat masuk hari pertama semester II,” ujarnya.

Namun sekitar pukul 11.00 WIB (4/1), pihaknya mendapatkan informasi melalui pesan dari pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lebong yang menyampaikan bahwa untuk pelaksanaan KBM mulai dari sekolah tingkat bawah hingga SMP, kembali melaksanakan kegiatan belajar dengan sistem daring.
“Ini berlaku mulai dari tanggal 5 hingga 16 Januari 2021 dan semua guru dan staf masih tetap masuk ke sekolah seperti biasanya,” jelasnya.(614)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*