Lebong 3 Kali Dilanda Longsor

ERICK/BE
BERSIHKAN: Anggota Polsek Rimbo Pengadang dan TNI dibantu masyarakat ketika membersihkan material longsor.

LEBONG, Bengkuluekspress.com – Dilokasi yang sama dan dalam kurun waktu selama sekitar 2 minggu, musibah tanah longsor di ruas jalan Provinsi Bengkulu di Desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pengadang yang merupakan jalan penghubung Kabupaten Lebong dan Rejang Lebong telah terjadi 3 kali.

Pertama terjadi pada Jumat malam (17/04), kedua Sabtu dini hari (18/04) sekira pukul 03.00 WIB dan ketiga Selasa malam (28/04) sekitar pukul 23.30 WIB. Akibatnya material longsor langsung menutupi badan jalan.

Kapolres Lebong, AKBP Ichsan Nur SIk melalui Kapolsek Rimbo Pengadang, IPTU Suroso SH membenarkan kembali terjadi peristiwa tanah longsor untuk ke-3 kalinya di lokasi yang sama. Namun siang kemarin (29/4), jalan yang terkena longsor sudah bisa dilewati pengguna jalan.

“Sudah dibersihkan, namun untuk melintas pengguna jalan masih harus berhati-hati,” jelasnya, kemarin (29/04).

Untuk itulah, Kapolres mengimbau, kepada seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati ketika melintas. Apalagi dimulai dari jalan Bioa Sengok hingga kawasan Tes sangat banyak titik tebing dan sangat rawan dengan longsor.

“Saat ini sedang musim penghujan, kami imbau agar semuanya selalu berhati-hati,” imbaunya.

Terpisah, Emzon Gunawan, salah seorang pengguna jalan berharap, agar pemerintah terutama Pemerintah Provinsi Bengkulu bisa secepatnya melakukan penanganan terhadap lokasi longsor tersebut.

“Kurang dua minggu sudah 3 kali terjadi di lokasi yang sama,” ucapnya.

Ia menjelaskan, jangan sampai penanganan baru dilakukan oleh pemerintah setelah adanya korban jiwa. Sebab jalan tersebut merupakan jalan utama untuk menuju pusat kota Kabupaten Lebong, sehingga masalah ini harus cepat ditangani.

“Cepat ditangani karena ini menyangkut nyawa masyarakat,” tutup Emzon. (614)