Lebih Fleksibel, Pengunaan Dana BOS Percepat Akselerasi Pembelajaran Tatap Muka

Foto Rio/ BE – anggota komisi X DPR RI Hj. Dewi Coryati, M. Si, saat sosialisasi optimalisasi penggunaan dana BOS dalam rangka akselerasi pembelajaran tatap muka, di Bengkulu, Rabu (16/6).

BENGKULU, Bengkuluekspress.com -Penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2021 ini kian fleksibilitas. Pasalnya, kini satuan biaya (unit cost) dalam dana BOS dihitung berdasarkan indeks kemahalan konstruksi daerah dan kebutuhan sekolah dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar.

Hal itu, dikatakan anggota komisi X DPR RI Hj. Dewi Coryati, M. Si, saat sosialisasi optimalisasi penggunaan dana BOS dalam rangka akselerasi pembelajaran tatap muka, di Bengkulu, Rabu (16/6).

“Sekarang dana BOS itu lebih fleksibel di saat pandemi Covid-19. Dengan fleksibelnya penggunaan dana BOS ini diupayakan dapat mengurangi permasalahan dimassa pandemi Covid-19,” kata Dewi.

Politisi Perempuan PAN itu mengatakan, sehingga proses belajar mengajar dapat lebih lancar. Terlebih, saat ini dalam menghadapi pembelajaran tatap muka, cukup membutuhkan dana untuk membeli alat dan bahan dalam penerapan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Seperti pembelian sabun, wastafel, handsanizer masker dan sebagainya bisa dimungkinkan dengan penggunaan dana BOS,” ungkapnya.

Namun, meski penggunaan dana BOS lebih fleksibel, penggunaannya diharapkan tepat sasaran. Jangan sampai dengan kemudahan ini penggunaan dana BOS tidak tepat sasaran dan tanpa ada batasan.

“Maka hari ini saya meminta Kemendikbud Riset Dikti untuk mensosialisasikan bagaimana penggunaan dana BOS yang tepat sasaran,” tegasnya.

Kemudian, lanjut Dewi, pihaknya juga meminta BPKP Provinsi Bengkulu untuk memberikan pendampingan materi. Supaya penggunaan dana BOS aman dan tepat sasaran.

“Karena kita tidak ingin nantinya kepala sekolah kita terkena kasus, dampak dari penggunaan dana BOS yang berlebihan,” ujarnya.

Maka, tambah Dewi pihaknya mengharapkan agar dana BOS kedepan digunakan oleh pihak sekolah untuk mengoptimalkan mendukung pembelajaran tatap muka. Karena Bengkulu ini, pembelajaran tatap muka sangat diperlukan. (HBN)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*