Latih Tunanetra

foto:ist

UNTUK memberdayakan tunanetra yang ada di Kabupaten Rejang Lebong sehingga mereka bisa hidup mandiri, Dinas Sosial Kabupaten Rejang Lebong memberikan perlatihan kepada tunanetra yang ada di Kabupaten Rejang Lebong. “Untuk memberdayakan tunanetra yang ada di Kabupaten Rejang Lebong, kita telah memberikan pelatihan bagi sejumlah tunanetra,” sampai Kepala Dinas Sosial Kabupaten Rejang Lebong, Zulfan Efendi SSos MM. Dijelaskan Zulfan, pelatihan untuk tunanetra tersebut akan dilakukan ditahun 2019 ini, dimana menurutnya angarannya sudah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dalam APBD Kaupaten Rejang Lebong tahun 2019 ini.

“Untuk tahap awal ini setidaknya ada 6 tunanetra yang akan kita beri pelatihan,” tambahnya.

Lebih lanjut Zulfan menjelaskan, bentuk pelatihan yang akan diberikan tersebut yaitu pelatihan pijat refleksi, namun menurut Zulfan bentuk pemberdayaan yang diberikan tersebut tak hanya sebatas pelatihan saja namun akan dibangunkan juga panti pijat refleksi.

Terkait dengan lokasi dibukanya panti pijat refleksi tersebut, menurut Zulfan ia akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Bupati Rejang Lebong DR H A Hijazi SH MSi. Karena menurut Zulfan tidak menutup kemungkinan panti pijat refleksi tersebut akan dibuka di perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Rejang Lebong maupun disejumlah tempat lain di Kabupaten Rejang Lebong.

“Salah satu pertimbangan bila panti pijat refleksi ini kita buka di perkantora Pemda, jadi nanti yang bisa memanfaatkan adalah ASN kita,” aku Zulfan.

Namun menurut Zulfan, bila dibuka diluar daerah perkantoran juga masih bisa, namun tentunya harus diberi petunjuk khusus seperti papan merk. Dengan adanya pemberdayaan tersebut, maka menurut Zulfan selain mereka bisa mandiri, mereka juga bisa menghilangkan kesan bahwa kaum disabilitas seperti tunanetra hanya bisa menerima bantuan saja.(251)