Laporan DD Bermasalah

Tim Monev dan Satgas DD Turun ke Bengkulu Utara

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara (BU) mendapat kunjungan dari Tim Monev Satgas Dana Desa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, kemarin (23/4).  Kedatangan tim tersebut disambut Wakil Bupati BU Arie Septia Adinata SE MAP di ruang kerjanya.

Ketika ditemui Bengkulu Ekspress usai kunjungan tersebut, Wabup Arie mengatakan bahwa kunjungan tim monev dan Satgas Dana Desa ini dalam rangka melakukan monitoring dan evaluasi pengelolan dana desa tahun 2019. “Ya hari ini kita mendapatkan kunjungan dari Tim Monev dan Satgas Dana Desa dari Kementerian Desa PDTT, untuk melakukan monitoring dan evaluasi dana desa tahun 2019 di Kabupaten Bengkulu Utara, bagaimana pelaksanaannya, dan sudah berapa persen penyerapan anggaran dana desa ditahun 2019,” kata Arie.

Ia menambahkan, selain ingin mengetahui pelaksanaan dan penyerapan dana desa, kunjungan tim monev dan satgas dana desa juga melakukan monitoring ke dua desa yang ada di Kabupaten Bengkulu Utara yang terindikasi laporannya bermasalah, yakni Desa Pasar Bembah Kecamatan Air Napal dan Desa Lubuk Mindai Kecamatan Ketahun.  “Kunjung tim ini juga terkait dengan adanya dua desa yang laporannya bermasalah,” ungkapnya.



Sementara itu, Iman Subarkah, Koordinator Tim Monev dan Satgas Dana Desa Kemnterian Desa PDTT mengungkapkan, kedatangan mereka ini terkait dengan pengelolaan dana desa di Kabupaten Bengkulu Utara, dimana ada laporan bahwa ada dua desa yang laporanya bermasalah.”Ya kedatangan kita untuk melakukan monitoring dan evaluasi tentang pengelolaan dana desa, dimana dua desa yang laporannya bermasalah,” terangnya.

Iman menambahkan, untuk saat ini pihaknya belum tahu secara pasti apa saja terkait permasalahan di dua desa tersebut, yang dari laporan yang diterima adanya RAPBD yang lebih tinggi dari harga pasar dan pekerjaan fisik yang belum selesai.”Terkait laporan ini lah kami ingin membuktikan benar atau tidak laporan tersebut, untuk saat ini kami belum bisa memberikan jawaban dikarenakan kami belum turun kelapangan,” jelasnya.

Selain itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bengkulu Utara, Ir Budi Sampurno menuturkan menyambut baik kedatang tim Monitoring dan Satgas Dana Desa Kementerian Desa PDTT. Kedatangan tim monev dan satgas ini dalam rangka untuk monitoring terkait dengan dana desa yang dilaksanakan di Kabupaten Bengkulu Utara. Dalam Monitoring dan Evaluasi ini ada dua desa yang menjadi sample untuk dilihat sejauh mana pelaksanaan dana desa ditingkat desa itu seperti apa.

“Kunjungan ini terkait dengan dana desa dilaksanakan di kabupaten Bengkulu Utara. Ada dua desa sebagai sample dalam monitoring dan evaluasi ini untuk dilihat sejauh mana pelkasanaannya, sudah berdasarkan regulasi yang ada apa belum,” tuturnya

Lebih lanjut, Budi mnerangkan untuk sejauh ini terkait di dua desa tersebut belum bisa menyimpulkan apakah dua desa tersebut sudah sesuai dengan aturan regulasi yang ada apa belum.”Besok (Hari ini,red) Tim monitoring dan Stagas Dana Desa akan memastikan ke lapangan apakah pelaksanaan tersebut sesuai aturan atau tidak,” pungkasnya.(127)