Lapak Ilegal Dibiarkan Dewan Minta Aparat Tegas

Tabut
Foto : IST

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Menjelang hari puncak pelaksanaan festival tabut 2018, mulai mendapat keluhan dari pedagang yang berjualan di depan View Tower. Pasalnya, ada beberapa lapak milik pedagang yang diduga ilegal dan melanggar aturan, karena berdiri diatas jalur steril dari pedagang yang sebelumnya dilarang oleh pihak penyelenggara.

” EO bazar yang diluar itu melanggar aturan yang telah kita sepakati, untuk tidak menegakkan tenda bazar di depan kantor pos dan depan tugu Thomas Parr, sampai ke Gerbang Kampung Cina, tapi nyatanya banyak tenda disana dan petugas diam saja dibiarkan meski melanggar,” kata salah satu pedagang pakaiannya yang tidak ingin disebutkan namanya, kemarin (18/9).

Dalam hal ini, para pedagang resmi lainnya meminta agar ada penindakan dan penegasan dalam aturan, jangan sampai timbul kecurigaan adanya lapak ilegal yang sengaja dilakukan oleh oknum tertentu. Apalagi berdasarkan kesepakatan bersama lokasi tersebut tidak boleh dibentang tenda, selain tidak membuat macet, lokasi tersebut merupakan objek wisata sehingga pengunjung tetap bisa mendapat melihatnya tanpa dikotori oleh aktifitas berdagang.



” Tapi lihatlah petugas keamanan tidak bisa menegakkan aturan, apalagi malam besok (hari ini) ada malam tabut bersanding pasti akan sangat padat pengunjung,” cetusnya lagi.

Persoalan ini mendapat sorotan tajam dari wakil ketua Komisi II DPRD kota, Iswandi Ruslan SSos ia menduga telah terjadi pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum tertentu, dimana aturan dibuat sengaja untuk dilanggar, agar bisa mendapatkan keuntungan pribadi atau kelompok tertentu tanpa menyetorkan PAD ke pemda kota.  ” Ini perlu diusut pasti ada pungli disana, yang jelas kita minta ada ketegasan pemerintah dan aparat untuk mengatur agar ikon tabut yang menjadi kebanggaan Kota Bengkulu terus digemari masyarakat,” tegasnya.

Setelah pelaksanaan tabut berakhir, pihaknya akan memanggil Dinas Pendidikan selaku penanggungjawab pelaksanaan terkait adanya laporan masyarakat tersebut. Dan diingatkan untuk tidak coba-coba bermain dengan oknum tertentu untuk menarik keuntungan diluar aturan yang disepakati.

” Harus ada konsep yang jelas dan kajian yang matang, termasuk keamanan pedagang dan pengunjung. Kalau setiap tahun kegiatan tabut amburadul bisa berdampak buruk,” pungkasnya. (805)