Lanjutkan Ringroad, Bupati Surati Polres dan Kodim

KEPAHIANG, BE – Sekalipun tuntutan ganti rugi lahan belum tuntas pembangunan jalan ringroad tetap akan dilanjutkan. Kepastian ini disampaikan Kadis PU Kepahiang Effredi Dameri ST kepada para wartawan, kemarin.

“Saat ini kita tengah melakukan berbagai persiapan. Seperti menyiapkan alat berat dan beberapa persiapan lainnya. Walaupun saat ini diketahui warga juga melayangkan laporan ke Polda Bengkulu,” tegas mantan Kadis PU Kota Bengkulu ini.

Terang Effredi, nantinya pembangunan ringroad akan dilakukan dari dua arah sekaligus. Dari kawasan Desa Tebat Monok dan Desa Kelobak.”Bupati Kepahiang telah menyurati Kapolres Kepahiang dan Dandim Rejang Lebong untuk memberikan pengamanan selama pembangunan dilaksanakan,” ujarnya.

Sebenarnya dari rencana pembangunan itu banyak manfaat yang diperoleh. Salah satunya mempersingkat para pengguna jalan yang menggunakan kendaraan. “Dengan begitu berapa liter penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM) jika jalan itu sudah jadi. Dengan begitukan sudah jelas menimbulkan keuntungan bagi negara karena secara tidak langsung menghemat BBM,” kata Fredi.

Disamping itu, lanjut Fredi, juga berdampak bagi warga, terutama warga desa sekitar. Sebab secara tidak langsung jika jalan itu dibangun pasti berpengaruh terhadap perekonomian warga.

“Jika jalan itu sudah dilalui secara otomatis berdampak dengan harga tanah di daerah itu. Selain itu saya rasa warga nantinya bisa membuka usaha di pinggir jalan. Kalau seperti itukan sudah pasti berdampak positif bagi kalangan warga itu sendiri,” ujar Fredi.

Menurutnya yang jelas menyangkut rencana pembangunan itu Kementrian Kehutanan (Kemenhut) pusat sudah mengizinkan. Ini semata-mata juga kepentingan warga. Maka dari itu dirinya berharap warga dapat menerima ganti rugi yang telah ditawarkan. “Sebenarnya sudah ada warga yang mengambil ganti rugi itu di Pengadilan Negeri (PN) Kepahiang.

Namun ada sekitar 2 orang warga yang tidak setuju. Diduga 2 orang inilah yang mempengaruhi warga lainnya untuk tidak menerima ganti rugi,” papar Fredi.

Maka dari itu, dirinya berharap bagi warga yang mendukung pembangunan jika ingin ganti rugi silakan ambil di PN Kepahiang. “Kalau sudah selesai pasti manfaatnya akan segera terlihat,” pungkasnya coba meyakinkan. (505)