Lanal Sita Jaring Trawl

IST/Bengkulu Ekspress. Dua alat tangkap jenis trawl yang berhasil diamankan anggota Lanal Bengkulu, kemarin (30/3)
IST/Bengkulu Ekspress. Dua alat tangkap jenis trawl yang berhasil diamankan anggota Lanal Bengkulu, kemarin (30/3)

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Keseriusan Lanal Bengkulu menjaga laut Bengkulu dari nelayan nakal yang masih menggunakan alat tangkap ikan jenis trawl patut diacungi jempol.

Buktinya, kemarin (30/3) Kapal Angkatan Laut (KAL) Pulau Mego kembali berhasil mengamankan dua buah jaring trawl dari nelayan yang melaut diperairan Pantai Teluk Sepang Kota Bengkulu.

“Memang kita menerima laporan pada Kamis malam kalau ada kapal sebanyak 20 unit yang pergi dari pangkalan ke laut untuk melaut, namun belum kita lakukan pengejaran. Baru subuh tadi (Jumat,red) baru kita coba lakukan pengejaran,” terang Danlanal Bengkulu, Letkol Laut (P) Agus Izudin ST kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (30/3).

Ia menjelaskan, dalam operasi itu, petugas KAL Pulau Mego di bawah komando Kapten Laut (P) Bagus Setiawan berhasil menghentikan dua unit kapal dari 16 kapal trawl yang sedang melakukan penangkapan ikan. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata 2 kapal itu masih menggunakan alat tangkap trawl.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas mendapati dua buah jaring trawl dan mengamankannya ke atas kapal Pulau Mego,” jelas Danlanal.

Ia juga menambahkan, pihaknya akan menindak tegas para nelayan yang masih nekat melaut menggunakan jaring yang dilarang oleh pemerintah itu, meskipun kapal atau pemilik kapalnya sendiri tidak dilakukan penahanan hanya jaring trawlnya saja yang sudah diamankan ke Lanal Bengkulu.

“Angkatan Laut, dalam hal ini Lanal Bengkulu konsisten mengawal peraturan pemerintah. Apabila ada laporan terkait keberadaan trawl, tentu akan kita tindak tanpa memberikan kelonggaran sedikitpun,” tegas Danlanal.

Ia mengaku, diamankannya dua buah jaring trawl itu berawal dari informasi masyarakat yang mengerahui aktifivas beberapa kapal nelayan yang masih manangkap ikan dengan menggunakan jaring trawl. Pada malam Kamis tersebut ada 20 unit kapal yang berangkat, namun pihaknya hanya berhasil mengejar 16 kapal yang langsung disuruh putar balik ke dermaga Pelabuha Pulau Baai Bengkulu.

“Kita sangat berterima kasih atas informasi dari masyarakat dan atas kerja keras anggota kita di lapangan selama ini. Mengenai jaring trawl yang berhasil kita amankan sekarang ini dan sebelumnya juga ada 1 jaring trawl diamankan, kita masih akan berkoordinasi lagi dengan pihak-pihak lain mengenai hal itu. Namun untuk sekarang jaring tersebut kita bawa ke Mako Lanal dahulu,” tutupnya. (529)