Lakukan Tawaf Hingga Berkurban

JCH
Ist/Bengkulu Ekspress
IBADAH: Jamaah haji kloter 9 tuntas melaksanakan tawaf ifadah sedang beristirahat

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Jamaah haji asal provinsi Bengkulu Tengah melakukan tawaf Ifadah, Sai dan diakhiri tahalul. Padatnya jamaah di masjidil haram tak dipungkiri. Akibatnya jamaah saling berdesak-desakan dengan jamaah seluruh dunia, karena faktor lelah, sebagian jamaah diminta tidak salat Jumat berjamaah di masjidil haram.

Kepala kantor kementerian Agama provinsi Bengkulu, Drs H Bustasar MS melalui Kasubag Inmas H Rully Gunawan MHi menuturkan berdasarkan laporan yang disampaikan Tim Pembimbing Haji Daerah kloter 7 Padang, H. Syafril bahwa usai melakukan lempar jumrah dan mabit di Armina jamaah telah tiba di Makkah. Karena kelelahan jamaah pun beristirahat di hotel. “imbauan kepada seluruh jamaah kloter 7 PDG untuk tidak memaksakan salat Jum,at di Masjidil Haram, ” kata Syafril.

Imbauan itu dilakukan karena akses menuju ke masjidil haram masih sulit, dan masih padat, terlebih bus sholawat belum beroperasi. Jamaah dianjurkan salat Jum,at di hotel saja atau di masjid di sekitar hotel.



Sementara itu, 39 jamaah Bengkulu yang tergabung dalam kloter 9 selesai melaksanakan tawaf ifadah, Jum’at (24/8) pukul 02.05 was. Tawaf Ifadah yaitu mengelilingi ka’bah sebanyak tujuh kali, dilanjutkan Sa’i yaitu berlari-lari kecil, diakhiri dengan memotonng rambut atau tahalul. Dengan berakhirnya rangkaian haji tersebut, jamaah sudah bisa melepas ihramnya.

Sebagai amal ibadah tambahan yang dilakukan oleh jamaah haji kloter 9 PDG ditanah suci Makkah adalah melakukan penyembelihan hewan qurban, demi jesempurnaan ibadah haji menuju haji yang mabrur.

TPIHI Kloter 9, H. Ajamalus, MH menjelaskan bahwa penyembelihan hewan kurban di tanah suci Makkah ini memang dianjurkan kepada jamaah haji untuk menambah kesempurnaan ibadah haji walaupun hukumnya sunah.

“Kesempatan yang baik ini harus kita manfaatkan bagi yang memiliki kempauan untuk membeli hewan kurban dengan harga 500 Real atau setara Rp 2 juta/ekor kambing/domba,” katanya.

Ajamalus menghimbau dan menganjurkan Pada jamaah haji untuk berkurban dihari yang baik apalagi di tanah suci yang mungkin hanya satu kali seumur hidup. “Sama halnya saya Alhamdulillah juga ikut berkurban di tanah suci Makkah ini” ungkap H. Ajamalus ketika tiba dihotel Al Royan Royal wikaya Miafilah dari Armuna Kamis (23/8).