Lakukan Pengeroyokan di kawasan SPBU Rawa Makmur, 6 Pemuda Ditangkap Polisi

FOTO IST/BE – Sebanayak 6 orang pelaku pengeroyokan di SPBU Rawa Makmur yang berhasil diamankan ke Mapolda Bengkulu

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Sebanyak 6 orang pemuda diamankan jajaran Ditreskrim Polda Bengkulu Senin (21/4) dinihari. Pasalnya ke-6 remaja ini bersama 4 orang lagi yang masih diburu, dilaporkan telah melakukan tindak pidana pengeroyokan terhadap dua orantg pemuda bernama M Wahyu, warga Jalan Cempak X dan Fajriansyah di kawasan SPBU Rawa Makmur, sekitar pukul 2.00 WIB Senin dinihari.

Berdasarkan data dihimpun bengkuluekspress.com, peristiwa itu berawal ketika kedua korban menggunakan sepeda motor hendak mencari tempat makan di kawasan Unib Belakang. Namun dalam perjalana, terjadi senggolan antara motor korban dengan motor pelaku AB dan SA. Merasa tidak terima, kedua korban mengejar motor pelaku sampai ke SPBU Rawa Makmur.

Sesampainya di depan SPBU Rawa Makmur, pelaku berhenti dan ditanya oleh korban perihal senggolan motor yang terjadi. Tanpa basa basi teman pelaku kemudian memukul korban Fajriansyah tak berselang beberapa lama munculah teman-teman pelaku sejumlah sekitar 10 orang yang juga ikut melakukan pengeroyokan.

Dari kejadian tersebut Wahyu mendapatkan luka pada pelipis mata kanan dan hidung, sementara Fajriansyah mengalami luka lebam di mata kanan dan sejumlah luka pada bagian wajah dan tangan. Sehingga korban kemudian melaporkan kejadian itu ke ke Polda Bengkulu.

Direktur Reskrimum Polda Bengkulu Kombes Pol. Teddy Suhendyawan melalui Kasubdit Jatantas Ditreskrimum AKBP. Max Mariners, S.IK ketika dikonfirmasi mengatakan, atas laporan tersebut tim bergerak cepat dan baru berhasil mengamankan 6 orang pelaku melakukan penggeroyokan. “Tim berhasil mengamankan pelaku penggeroyokan 6 orang, satu diantaranya masib dibawah umur,” ujar Max, Selasa (21/4).

Adapun ke 6 pelaku tersebut yakni SA (27) warga Kelurahan Bentiring Permai, ZG (22) warga Perumahan Batara Areka, DP (20) dan AA (20), warga Bentiring Permai, AB (27) dan SG, Pematang Gubernur. “Saat ini para pelaku masih ditahan di Mapolda Bengkulu untuk menjalani BAP,” ujar Max.(CW1)