Lakalantas di Pino Raya, Bison VS Beat, 4 Warga Terluka

DIRAWAT: Korban laka lantas, Balita saat akan dirawat di rumah sakit karena terluka.

PINO RAYA, bengkuluekspress.com – Warga diharapkan berhati-hati dan selalu waspada saat berkendaraan. Pasalnya, jika kurang waspada, bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas di jalan raya seperti yang dialami antara sepeda motor Honda Bison BD 4494 CA yang dikemudikan Abdul Latif (37) warga Jalan DP Negoro no 20 Rt 04, Pagar Dewa, Selebar, Kota Bengkulu dengan sepeda motor Honda Beat BD 2386 WD yang dikemudikan Diana Puspita Sari (30) seorang ibu rumah tangga warga Desa Pasar Pino, Pino Raya. Saat itu IRT ini membonceng dua anaknya yakni Sandra (12) dan Karla Artiansysh (1). Akibat kejadian tersebut, ke-4 orang tersebut mengalami luka-luka.

Kapolres Bengkulu Selatan (BS), AKBP Deddy Nata SIK melalui Kasat Lantad, Iptu Eka Hendra mengatakan peristiwa laka lantas tersebut terkadi di jalan Raya Desa Selali, Pino Raya, Sabtu (7/11) sekitar pukul 12:30 Wib. Adapun kronologis kejadian, saat itu Sepeda motor Honda Bison melaju dari arak Bengkulu menuju ke arah Kota Manna. Setelah sampai di Desa Pasar Pino menabrak sepeda motor honda beat. Adapun saat itu sepeda motor tersebut sedang berbelok menyeberang jalan.

Akibat kejadian itu, Abdul Latif Susanto, selaku pengemudi Honda Bison mengalami luka lecet pada bahu kanan., lalu Diana Puspita Sari selalu pemgemudi Honda Beat mengalami luka pada jari tangan kanan, memar bahu kiri, dan luka memar pada kepala kiri, kemudian anak Diana, yakni Sandra mengalami luka lecet tangan kanan dan kiri serta memar pada pinggul.

Lalu anaknya yang masih Balita, Karla Artiansyah mengalami luka bakar dan lecet di pinggul belakang, luka bakar di paha kanan dan luka memar di kepala belakang. kemudian ke-4 korban dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Hasanuddin Damrah (RSUDHD) Manna BS.

“Ke -4 korban dirawat di rumah sakit dan kedua unit sepeda motor kami amankan untuk proses lebih lanjut,” ujar Eka Hendra. (369)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*