Lahan Rusun Dimatangkan

ERICK/Bengkulu EkspressPEMATANGAN : Dinas Perkim ketika melakukan pematangan pembangunan rusun yang dilakukan CV GH Karya.

LEBONG, Bengkulu Ekspress– Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Lebong melakukan pematangan lahan rumah susun (Rusun) yang nantinya diperuntukan untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Lebong.

Rusun yang nantinya akan dibangun ditas tanah seluas 80 meter x 100 meter, berada di belakang masjid Agung Sultan Abdullah Kelurahan Tanjung Agung Kecamatan Pelabai. Rusun sendiri nantinya akan dibangun setinggi 3 lantai dengan kamar sebanyak 42 kamar. Setiap kamar Rusun, nantinya akan langsung dilengkapi fasilitas umum dan meubeler termasuk membangun minimarket yang akan dibangun di lantai dasar.

Kepala Dinas Perkim Kabupaten Lebong, Yulizar SH didampingi Kabid Pembiayaan Perumahan, Puji Warno SPd mengatakan, bahwa untuk pembangunan Rusun pihaknya saat ini sedang melakukan pematangan lahan yang dikerjakan oleh CV GH Karya dengan nilai kontrak sebesar Rp 199 juta dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) lebong tahun 2019. “Pematangan sendiri mulai dari perataan maupun pengerasan lahan,” jelasnya, kemarin (23/04).

Setelah pematangan selesai yang ditergetkan di bulan April 2019 ini, selanjutnya akan dilakukan proses pekerjaan fisik yang mana nantinya secara simbolis akan dilakukan peletakan batu pertama oleh Bupati Lebong H Rosjonsyah Sip MSi.“Dijadwalkan, awal Mei 2019 proses pembangunan fisik akan kita lakukan,” sampainya.

Pembangunan fisik gedung telah dianggarkan sebesar Rp 15 miliar ditambah sebesar Rp 39 miliar yang diperuntukan untuk perlengkapan fasilitas umum dan perlengkapan Rusun. Dimana Rusun sendiri diperuntukan bagai PNS yang belum memiliki rumah. “Sebelum memiliki rumah sendiri mereka menempati Rusun terlebih dahulu,” ujarnya.

Sementara ditanya masalah biaya menempati Rusun, Yulizar belum bisa memastikan apakah nantinya PNS yang menempati akan diberikan beban biaya atau tinggal menempati Rusun yang fasilitas dan perlengkapanyya telah ada.
“Pastinya mereka akan dibebankan biata Listrik dan air,” tutur Puji Warno.(614)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*