Lagi, Tiga TPS Harus PSU

tps
Foto : Ist

24 Jam Personil Siaga

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) merekomendasikan Panitia Pemilihan Kecematan (PPK) untuk melakukan pemilihan ulang di tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Desa Kampung Bogor, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang. Pasalnya pada saat pencoblosan 17 April lalu di tiga TPS tersebut disinyalir ada puluhan pemilih yang berasal dari luar Desa Kampung Bogor.

Ketua Bawaslu Kabupaten Kepahiang, Rusman Sudarsono SE mengatakan, pihaknya memang sudah menerima laporan terkait dengan rencana pemungutan suara ulang di 3 TPS Desa Kampung Bogor tersebut. Sejauh ini Panwascam sudah memberikan rekomendasi ke PPK untuk melakukan Pemungutan suara ulang.

“Panwascam sudah mengeluarkan rekomendasi ke PPK untuk melakukan pemilihan ulang. PSU mungkin dilakukan dalam waktu dekat ini,”ungkapny.

Sementara anggota Komisoner KPU Kabupaten Kepahiang, Syamsul Komar mengakui adanya rencana akan diadakan pemungutan suara ulang di 3 TPS Desa Kampung Bogor tersebut. surat pemohonan dari PPK sudah disampaikan ke KPU terkait dengan pemungutan suara ulang tersebut. “Berdasarkan surat rekomendasi dari Panwascam ke PPK untuk TPS 2, 3 dan TPS 4 di Desa Kampung Bogor memang direkomendasikan untuk pemilihan ulang, prediksi kita pemungutan ulang tersebut akan dilakukan pada tanggal 25 dan tanggal 26 mendatang,”demikian.

24 Jam Personil Siap Siaga

Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Drs Supratman MH mengatakan proses pengamanan dari pihak kepolisian saat ini masih berjalan. Pihaknya juga belum menarik personil guna melakukan pengamanan tersebut. Dia mengatakan jika pelaksanaan pengamanan akan dilakukan dilaksanakan hingga proses pemilu berakhir.

“Sudah saya perintahkan kepada anggota dilapangan untuk terus kawal dan jaga proses rekapitulasi ditingkat Kecamatan dan 24 jam anggota harus siap siaga,” ucap Kapolda Bengkulu, kemarin (22/4).

Lebih lanjut Supratman menjelaskan, jika saat ini pengamanan masih difokuskan pada pelaksanaan pleno di tingkat PPK, dari pengamatan pihaknya ada beberapa pleno PPK yang sudah selesai, namun masih banyak juga yang belum selesai. “Hingga saat ini dari pantauan kita proses pelaksanaan pleno masih berjalan dengan aman lancar dan kondusif,” katanya.



Ia menjelaskan, nantinya, setelah selesai pleno tingkat PPK, maka pengamanan juga dilakukan pada pleno tingkat kabupaten/kota. Pengamanan tersebut dilakukan dalam 24 jam guna memastikan pelaksanaan pemilu berlangsung jujur dan adil. “Kita akan terus lakukan pengamanan bersama TNI dan Linmas, dan pengamanan baru selesai setelah proses pleno di KPU pusat tanggal 22 Mei nanti,” bebernya.

Untuk itu, Kapolda berharap agar seluruh masyarakat dapat menjaga kondusifitas wilayah masing-masing sehingga tujuan bersama untuk mewujudkan pemilu yang aman, damai dan sejuk akan dapat terwujud pasca pemungutan suara lalu. “Alhamdulillah semuanya berjalan lancar, kita sama-sama menjaganya,” demikian Supratman.

Ia menjelaskan, penjagaan dan pengawalan surat suara yang sudah dihitung pun nantinya merupakan tugas dan kewajiban pihaknya dan merupakan instruksi dari Kapolri agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan nantinya.  “Pokoknya anggota akan melekat terus, hingga kotak suara sampai di KPU dalam keadaan aman dan nanti pun sewaktu kotak suara sudah berada di KPU pun akan kita lakukan penjagaan dan pengawalan dengan anggota bersenjata agar rekapitulasi surat suara bisa berjalan kondusif, aman dan damai,” tutupnya. (529/320))